Puluhan Ribu Polisi Jatim Disuntik Vaksin COVID-19 Serentak

Lis Yuliawati, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Anggota Kepolisian RI yang bertugas di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kepolisian Resor jajaran disuntik vaksin COVID-19 secara serentak, dimulai pada Selasa, 23 Februari 2021. Lebih dari 40 ribu anggota Polri di Jatim yang menjadi target vaksinasi itu.

Vaksinasi diperlukan oleh anggota Polri karena mereka merupakan garda terdepan penanganan COVID-19. "Dalam upaya mendukung langkah pemerintah serta mengantisipasi penyebaran COVID-19. Seluruh anggota Polrestabes/ta jajaran hari ini melaksanakan vaksinasi COVID-19," kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko.

Di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, vaksinasi sudah dilakukan kepada 400 anggota, hari ini. Rencananya, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap dengan sasaran total 1.200 anggota. Begitu juga di polres-polres lain di Jatim. Sementara di Polda Jatim dilakukan di RS Bhayangkara dan dilanjutkan Rabu, 24 Februari 2021.

Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta sudah melakukan vaksinasi dua dosis beberapa waktu lalu, bersama pejabat Forkopimda Jatim lainnya. Setelah divaksin, ia mengaku aman-aman saja. "Vaksinasi COVID-19 ini aman, dan tidak ada efek samping setelah disuntik vaksin. Saya sendiri sudah melakukan dosis tahap kedua dan alhamdulillah aman," katanya.

Di luar Polda Jatim, di hari yang sama vaksinasi COVID-19 juga digelar di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim di Jalan Masjid Al Akbar Surabaya. Sebanyak 98 ulama atau kiai dan tokoh NU disuntik vaksin pada kesempatan itu.

Beberapa di antaranya sudah sepuh, seperti Rais Syuriah NU Jatim KH Anwar Manshur yang berusia lebih dari 80 tahun, dan Wakil Rais Syuriah KH Agoes Ali Masyhuri yang berusia lebih dari 70 tahun.

"Alhamdulillah, semuanya menyatakan tidak ada rasa sakit sama sekali bahkan setelah itu juga tidak ada rasa yang berbeda atau penurunan kesehatan. Harapan kami, masyarakat Jawa Timur tidak usah merasa takut atas vaksinasi ini karena ini merupakan upaya kita semua dalam rangka memutus mata rantai COVID-19," kata Wakil Rais Syuriah NU Jatim, KH Anwar Iskandar.