Puluhan Rumah di Palangkaraya Terbakar, Dipicu Suami-istri Bertengkar

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepolisian Resor Kota Palangkaraya menduga kebakaran di Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Selasa, 3 Agustus 2021, yang mengakibatkan puluhan rumah terbakar, dipicu oleh pertengkaran pasangan suami-istri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung Gultom, pada Rabu, mengatakan karena tidak terima dituduh selingkuh oleh istrinya NT (48 tahun), AB (46 tahun) warga Kelurahan Tumbang Rungan, nekat membakar rumahnya sendiri.

"Terduga tersangka dalam perkara kasus kebakaran tersebut berinisial AB sementara ini kami amankan, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Todoan.

Dia menuturkan, penyidik juga sudah mendapatkan saksi mata dalam peristiwa kebakaran itu, di antaranya istri AB, berinisial NT, dan seorang pria berinisial AM, warga Kelurahan Tumbang Rungan.

Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil olah TKP Inafis Polresta setempat, didapati satu buah sisa kasur yang terbakar serta abu dan arangnya.

"Kasur tersebut diduga sengaja dibakar oleh terduga pelaku yakni AB, juga sudah diamankan dan yang bersangkutan kini menjalani pemeriksaan," ungkapnya.

Sebelum peristiwa itu, kata Todoan, awalnya AB cekcok mulut atau bertengkar dengan istrinya di rumah. Pertengkaran ditengarai lantaran sang istri menuduh suaminya berselingkuh. Sekira pukul 14.00 WIB, pertengkaran terus terjadi sehingga sang suami sempat berkata “Kalau mau susah biar susah sekalian”.

Saat itu juga AB mengambil sebuah korek api dan menumpahkan bensin di kasur yang terletak di dekat jendela hingga membakar kasur itu.

"Ketika AB membakar kasur, api langsung membesar dan membakar rumahnya sendiri, lalu api merembet ke sebelah rumah sampai api membesar membakar ke seluruh rumah warga yang tinggal di wilayah RT 001, RW I Kelurahan Tumbang Rungan," katanya.

Dengan terbakarnya 30 bangunan rumah, 2 bangunan sarang walet, 1 gedung TPA Al-Quran, dan 5 unit bangunan warung, mengakibatkan kerugian sekitar Rp2 miliar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan aparat kepolisian terus memeriks orang yang diduga sengaja membakar rumah hingga mengakibatkan peristiwa itu terjadi. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel