Puluhan Rumah Warga Pesisir Surabaya Terdampak Angin Kencang Mulai Diperbaiki

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Sekitar 22 rumah warga pesisir Surabaya yang rusak akibat cuaca ekstrem, hujan deras dan angin kencang, beberapa hari lalu, mulai diperbaiki.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya Iman Kristian menyatakan, pihaknya bergerak cepat menangani rumah-rumah warga yang rusak dengan menutup sementara atap rumah warga menggunakan terpal sebelum dilakukan perbaikan permanen.

Iman menyatakan, bahwa sejak Rabu (29/12/2021), pihaknya telah melakukan penanganan dan memperbaiki delapan atap rumah warga yang rusak. Untuk tahap selanjutnya, pengerjaan perbaikan atap rumah warga akan dilakukan secara bergiliran dan dimaksimalkan selama dua hari ke depan.

"Karena perbaikan atap rumah warga juga dilihat dari kategori kondisi kerusakan rumah, yakni kerusakan ringan dan kerusakan berat," ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan itu sebagian besar berada di bagian atap. Hal ini dikarenakan atap rumah telah lapuk dan terbang saat diterpa oleh angin kencang.

"Melihat kondisinya di lapangan, kerangka atap itu memiliki kondisi yang beragam. Jadi harus ada rekondisi atap dulu, baru perbaikan atap," katanya.

Iman menyebut, pihaknya telah menerjunkan 30 personel untuk menangani rumah warga yang mengalami kerusakan. Pada prosesnya, kata dia, para personel ini juga harus mencari material yang disesuaikan dengan bangunan rumah.

"Sekarang sudah dilakukan penanganan dengan diganti material yang lebih permanen. Untuk fokus kita saat ini adalah bagian atap dan kondisinya dari survei kemarin, rata-rata kondisi rumah tersebut dalam kondisi baik," kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bantuan Sembako

Camat Bulak Kota Surabaya Budi Hermanto menjelaskan, Pemkot Surabaya langsung memberikan bantuan kepada warga yang atap rumahnya mengalami kerusakan, yakni, dengan memberikan sembako, seperti beras, minyak goreng, gula, serta langsung melakukan penanganan perbaikan atap rumah.

"Hingga saat ini masih dalam proses perbaikan atap rumah warga. Ada sekitar 22 rumah, sebanyak 17 rumah di kawasan Nambangan, 4 rumah di kawasan Jalan Cumpat, dan laporan tadi siang ada tambahan 1 rumah di kawasan Kedung Cowek Tegal," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel