Puluhan Warga Diduga Keracunan Klorin, Polisi Periksa Manajemen Perusahaan Kertas

Merdeka.com - Merdeka.com - Polres Karawang memeriksa empat orang saksi dari manajemen PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II untuk menyelidiki penyebab puluhan warga yang mengalami keracunan akibat kebocoran gas. Kamis, (15/9) polisi juga akan meminta keterangan dari saksi lain atau warga.

"Kami masih sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kemarin kami sudah memeriksa empat dari PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Tommy Arif Bastomi.

Dia mengatakan, sambil menunggu hasil investigasi lapangan dari Puslabfor Mabes Polri, pihaknya sudah mengamankan lokasi kejadian.

"Kami masih menunggu hasil Puslabfor, jadi belum bisa mengambil kesimpulan. Kami juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang," ujarnya.

36 Warga Keracunan

Pemeriksaan dilakukan setelah 36 warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, dilarikan ke Rumah Sakit Rosela karena diduga akibat keracunan gas klorin PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II yang memproduksi bubur kertas atau pulp dan kertas. Selain itu ada juga sejumlah warga yang dirawat di klinik desa, karena dampak keracunannya terbilang ringan.

Warga setempat, Suhendar (25) mengatakan, peristiwa tersebut bukan yang pertama kali. Kejadiannya sudah berulang kali dan diduga belum ada perbaikan dari perusahaan.

"Itu dari kimia gas klorin, dari dulu juga seperti ini. Dari 2016 mau diperbaiki tapi sampai sekarang masih seperti ini. Bukan pertama kalinya, parahnya 2018 juga berturut-turut," jelasnya. [yan]