Puluhan Warga Garut yang Ikut NII Ikrar Setia ke NKRI

Merdeka.com - Merdeka.com - Puluhan warga Garut yang sebelumnya menjadi pengikut aliran sesat Negara Islam Indonesia (NII), Kamis (28/4) kembali menyatakan setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ikrar diucapkan di aula gedung Dakwah Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan bahwa ada 70 orang yang ikrar kembali setia terhadap NKRI setelah sebelumnya menjadi anggota NII atau Islam Baiat Takfiri.

"Dari 70 orang ini, 58 orang jenis kelamin laki-laki dan 12 orang perempuan," katanya, Kamis (28/4).

Wirdhanto menjelaskan, deklarasi tersebut diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut bekerjasama dengan Densus 88 Anti Teror, Pemerintah Kabupaten Garut, Polres Garut, Kodim 0611 Garut, dan Kementerian Agama Garut.

"Ada tiga pernyataan utama yang disampaikan ketika ikrar itu disampaikan, mulai keluar dari anggota NII, tidak akan kembali menjadi anggota NII atau kelompok, Lembaga, atau organisasi yang merongrong NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Yang terakhir mereka berikrar akan setia dan taat menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika," jelasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Garut KH Sirojul Munir mengaku bahwa pihaknya berharap agar para mantan anggota NII yang ikrar setia sadar sepenuhnya menyatakan kembali ke NKRI.

"Saya berharap tidak ada kemunafikan sedikit pun dalam acara ini, jika sampai munafik atau hanya untuk kamuflase, maka ibu dan bapa dalam bahaya besar karena akan berurusan dengan kami. Densus 88 dan MUI akan memonitor setelah kegiatan deklarasi ini," ungkapnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel