Puluhan wasit bola voli di Temanggung ikuti penyegaran saat pandemi

Fitri Supratiwi
·Bacaan 1 menit

Puluhan wasit bola voli yang minim aktivitas di tengah pandemi COVID-19 mengikuti penyegaran kembali yang diselenggarakan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Ketua PBVSI Kabupaten Temanggung Djumiyanto di Temanggung, Sabtu, mengatakan penyegaran kembali terhadap kemampuan wasit ini perlu dilakukan mengingat selama pandemi COVID-19 sama sekali mereka tidak ada kegiatan memimpin jalannya pertandingan.

"Sesuai dengan anjuran pemerintah selama COVID-19 tidak boleh ada pertandingan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, jadi wasit sama sekali tidak pernah memimpin jalannya pertandingan," kata Djumianto.

Baca juga: Tim bola voli milik SBY terjun di Proliga 2021

Ia mengatakan dengan penyegaran ini diharapkan wasit bisa meningkatkan kualitasnya saat memimpin pertandingan jika nanti pemerintah sudah mengizinkan adanya pertandingan atau turnamen digelar.

"Tujuan utamanya memang untuk meningkatkan kualitas wasit, di samping mengingatkan kembali kewajiban mereka. Wasit juga manusia yang bisa lupa dan salah, hal ini pentingnya melakukan penyegaran kembali," ujarnya menambahkan.

Wasit menunggu mandat untuk memimpin pertandingan, katanya jika suatu saat diberi tugas untuk memimpin pertandingan harus siap. Melalui penyegaran ini diharapkan wasit selalu siap mengemban amanat memimpin pertandingan.

"Jumlah wasit bola voli di Temanggung ada 28 orang, mayoritas mereka sudah berlisensi, jadi bisa memimpin pertandingan di mana saja dan kapan saja," kata Djumiyanto.

Baca juga: Proliga 2021 digelar pada 31 Januari di Sentul

Ketua KONI Kabupaten Temanggung Tomy Eko Kartika mengatakan penyegaran wasit bola voli ini memang wajib dilakukan, mengingat selama ini mereka vakum dari kegiatan pertandingan atau turnamen.

"Kegiatan ini langkah yang sangat bagus, dengan penyegaran seperti ini kemampuan dan kualitas wasit tetap terjaga," katanya.

Ia mengakui selama pandemi COVID-19 ini memang tidak ada satu pun kegiatan pertandingan atau turnamen yang dilaksanakan, kondisi ini memang sangat berpengaruh terhadap kinerja dan kemampuan wasit.

Baca juga: Papua daftarkan venue bola voli PON 2021 masuk rekor MURI