Puncak Arus Mudik Lewat Laut H-7 Lebaran

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Puncak arus mudik lewat jalur laut di Sulawesi Tengah diperkirakan terjadi pada pemberangkatan tujuh hari atau H-7 Lebaran 2012.

Kepala PT Pelni Cabang Sulteng Suaidi di Palu, Jumat, mengatakan arus mudik Lebaran akan mencapai puncaknya pada pemberangkatan KM Dorolonda 13 Agustus 2012.

Kapal penumpang milik Pelni itu akan tiba di Pelabuhan Pantoloan Palu dari Bitung pada Senin pekan depan.

Dari Pelabuhan Pantoloan, katanya, KM Dorolonda akan menuju Pelabuhan Balikpapan, Pare-Pare, Makassar dan Surabaya.

"Kami perkirakan penumpang saat ini di atas 1.000 orang," katanya.

Menurut dia, rata-rata warga yang selama ini bekerja, berdagang, sekolah dan kuliah di Sulteng dari luar akan pulang mudik untuk berlebaran dengan keluarga mereka di kampung halamannya.

Kebanyakan mereka akan naik kapal, sebab harga tiket pesawat saat ini cukup mahal.

"Ya mahalnya harga tiket pesawat menguntungkan Pelni, sebab orang dipastikan memilih mudik dengan kapal laut," katanya.

Setelah KM Dorolonda, akan masuk di Pelabuhan Pantoloan Palu KM Umsini pada 16 Agustus 2012. Penumpang yang akan turun dan naik dipastikan juga padat.

Tetapi kepadatan tidak akan sama dengan KM Dorolonda yang akan masuk Pelabuhan Pantoloan Palu pada 13 Agustus.

Saat ini hanya ada dua kapal Pelni yang singgah di Pelabuhan Pantoloan Palu yaitu KM Dorolonda dan KM Umsini.

Sebelumnya armada Pelni yang melayani rute Pantoloan Palu ada empat yakni KM Tidar, KM Dobonsolo, KM Umsini dan KM Dorolonda. Meski tinggal dua kapal Pelni yang menyinggahi Pelabuhan Pantoloan Palu, namun masih cukup memadai.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.