Puncak Bogor Diberlakukan One Way, Didominasi Kendaraan dari Jakarta

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memberlakukan sistem one way atau satu arah bagi kendaraan yang hendak menuju Jakarta. Hal ini untuk mencegah kemacetan arus lalu lintas di Puncak, Bogor saat akhir pekan.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengatakan, one way bagi kendaraan yang ingin menuju Jakarta sudah dimulai sejak pukul 11.30 WIB, Minggu siang (14/11/2021).

"Sudah kita berlakukan one way ke bawah, karena memang kita mengantisipasi arus turun ke bawahnya. Karena angka arus ke atas saat hari Sabtu (13 November 2021) cukup tinggi," kata Dicky saat dihubungi merdeka.com.

Adapun arus lalu lintas, lanjut Dicky, dipadati kendaraan dari luar Bogor, termasuk bernomor pelat polisi B yang mana kendaraan tersebut berasal dari Jakarta.

"Sementara ini luar kota Bogor lebih di dominan. Iya (Jakarta) pelatnya B ya," kata dia.

Ganjil Genap Tak Diberlakukan

Dicky mengatakan, karena diberlakukan one way, maka untuk sistem skema ganjil genap bagi kendaraan yang hendak memasuki kawasan Puncak Bogor tidak diberlakukan untuk sementara.

"Enggak bisa dilakukan, karena saat diberilakukan one way kita tidak bisa ngecek untuk penerapan ganjil genap (gage), karena kendaraan lagi turun semua," tutur dia.

"Gage itu dilakukan ketika masyarakat ingim memasuki wilayah Puncak, pas di depan wilayah Gadog. kalau di Puncak itu ada enam dan di Sentul dua, total delapan," tandas Dicky.

Sementara untuk kondisi arus di tol Jagorawi, dikutip dari akun twitter @PTJASAMARGA, lalu lintasnya terpantau pandat, imbas diberlakukan sistem one way.

"12.30 WIB #Tol_Jagorawi Simpang Gadog KM 46+500 arah Puncak PADAT, DITUTUP SEMENTARA, DIBERLAKUKAN SATU ARAH dari Puncak arah Gadog. ; Ciawi - Bogor - Cibubur - TMII - Cawang LANCAR," tulis akun tersebut.

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel