Punya Banyak Teman Dekat Bisa Tingkatkan Stres?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Manusia itu makhluk sosial yang membutuhkan hubungan sosial untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Dan, kehadiran teman bisa memberikan perlindungan yang kuat terhadap stres. Akan tetapi berapa jumlah teman dekat yang manusia butuhkan?

Ternyata memiliki teman terlalu banyak malah bisa meningkatkan stres lho. Lima teman termasuk dalam teman dekat.

Dalam buku berjudul Stress The Psycholog of Managing Pressure yang ditulis asisten profesor di The Department of Psychiatry University of British Columbia, Kanada, Diane McIntosh, MD, FRCPC, dan psikilog klinis Jonathan Horowitz, PhD, disebutkan bahwa memiliki teman yang baik bisa menciptakan kenyamanan yang luar biasa di masa-masa sulit, tapi Anda tetap waspada terhadap kemungkinan bahwa beberapa teman menyebabkan lebih banyak stres.

Menurut ahli biologi yang mempelajari neurologi primata, jumlah teman dekat yang dapat kita kelola dibatasi oleh kapasitas memori kita. Semakin dekat hubungan tersebut, semakin banyak tuntutan yang dibebankan pada otak. Bahkan, di atas angka tertentu, bisa terasa kelebihan beban dan kehilangan jejak aspek penting dalam hubungan.

"Jika Anda sangat sosial tetapi merasa stres karena lingkaran besar Anda, menjauh dari beberapa orang yang tidak terlalu dekat dapat mengurangi tekanan," kata McIntosh.

Berapa Jumlah Teman yang Bisa Menghilangkan Stres

Berikut beberapa jumlah maksimum yang dapat kita kelola di setiap tingkat persahabatan:

- 5 orang teman dekat: mereka peduli dengan sebagian besar pengalaman hidup pribadi dan memberikan dukungan dan perhatian timbal balik yang esensial dan penting.

- 15 orang teman yang cukup baik: setiap pribadi sangat mengenal dan akan menawarkan dukungan pada saat krisis.

- 50 orang teman biasa: membagikan beberapa detail pribadi, seperti pekerjaan atau situasi keluarga, tetapi masing-masih personal bukan bagian dari lingkaran pendukung intim yang lebih dekat.

- 500 orang kenalan biasa: cukup mengenal untuk melakukan percakapan santai, tetapi hanya membagikan detail yang dangkal tentang hidup masing-masing.

- 1.500 orang hanya mengenal nama: Anda mungkin tidak tahu detail pribadinya, seperti apakah mereka punya anak atau tidak.

Simak Video Berikut Ini