Punya Kedekatan Emosional, Gerindra Isyaratkan Dukungan untuk Gibran

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua DPC Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno mengakui jika partainya memiliki kedekatan emosional dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kedekatan tersebut terjalin sebelum putra sulung Presiden Jokowi menjabat Wali Kota Solo.

Kedekatan Gibran dengan Partai Gerindra, dikatakannya, terjadi ketika menjelang pilkada 2020. Saat itu partai besutan Prabowo Subianto memunculkan nama Gibran sebagai calon wali kota.

"Saat itu respons Gerindra sangat bagus untuk Mas Wali. Dan itu kayak gayung bersambut. Setelah beliau menjadi wali kota, petinggi-petinggi DPP sering mengadakan kegiatan ke Solo. Jadilah keakraban antara Gerindra pusat, Gerindra Solo dengan Mas Wali," ujar Ardianto saat dihubungi merdeka.com, Rabu (9/11).

Dukungan untuk Gibran Maju Pilgub

Saat disinggung dukungan partainya untuk Gibran maju di pilgub, Ardianto memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan di tingkat DPD. Untuk tingkat kabupaten/kota belum ada instruksi untuk dikumpulkan.

"Setelah 2023 nanti mungkin baru dikumpulkan. Siapa yang akan kita dukung untuk maju di Pilgub nanti. Arahan semacam itu akan semakin cepat setelah bulan Februari," jelasnya.

Partai Gerindra sendiri, lanjut Ardianto, belum memiliki bakal calon yang akan diajukan di Pilgub Jateng. Namun kondisi politik yang dinamis, bisa saja muncul calon dari DPP yang diturunkan untuk bertarung di Pilgub Jateng, baik sebagai cagub atau cawagub.

"Untuk struktur 35 kabupaten/kita belum diarahkan menuju ke siapa yang akan kita dukung. Tapi untuk kedekatan khususnya, kedekatan emosional dengan Mas Wali, saya berharap nantinya ada sinyal sinyal ke beliau. Karena kan saya cukup senang dengan gerak-gerak langkah beliau yang sistematis di Kota Solo," ucapnya.

Dukungan yang diberikan kepada Gibran bukan tanpa alasan. Selama hampir dua tahun memimpin, Gibran dinilai sukses luar biasa dalam memajukan Kota Bengawan.

"Kita secara pribadi, karena saya ketua fraksi selalu memberikan masukan. Ketika itu baik saya katakan baik, lanjutkan. Tapi kalau kurang baik ya kita kritisi agar ke depannya lebih baik," katanya lagi.

Sapa Admin Gerindra

Ardianto menilai wajar jika hubungan antara Gibran dengan admin Partai Gerindra terjalin baik, seperti yang sedang dilakukan melalui akun Twitter @gibran_tweet. Karena admin tersebut selalu dekat dengan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

"Kalau adminnya siapa saya nggak hafal. Soalnya kalau Sekjen ke sini yang dampingi banyak. Namanya nggak hafal, tapi kalau personelnya saya kenal semua," katanya.

Ardianto menilai sapaan Gibran kepada admin Partai Gerindra belum bisa diartikan sebagai sinyal dukungan untuk Prabowo. Apalagi kontestasi Pilpres masih jauh di tahun 2024.

"Kalau sinyal beliau ke Pak Prabowo ya mungkin karena beliau dekat. Kedekatan emosionalnya inilah yang membuat beliau ingin menyapa. Tapi untuk mendukung dan sebagainya itu saya kembalikan ke mas wali," tandasnya.

Dirinya tidak heran jika Gibran mengaku berteman dan saling menyapa dengan admin akun Twitter Partai Gerindra, @Gerindra.

"Perlu dipahami, kalau temannya mas Gibran itu ya mungkin kenal ketika beliaunya masih di Jakarta dulu. Mungkin itu juga bisa. Tapi adminnya Gerindra itu kan banyak Mas. Yang akrab yang mana kita tidak tahu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, melalui akun Twitter pribadinya @gibran_tweet suami Selvi Ananda itu menyapa admin Partai Gerindra @Gerindra pada Senin (7/11) petang atau pukul 17.27 WIB.

"Nyapa admin @Gerindra dulu. Selamat sore," cuit Gibran singkat.

Cuitan Gibran pun langsung ditanggapi Admin Partai Gerindra. "Jawab sapaan Pak Wali dulu. Selamat sore juga, Pak Wali" disertai emoticon namaste. [yan]