Punya Persiapan 16 Hari, Ini Jadwal Timnas Indonesia di Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menggelar pemusatan latihan untuk tampil di play-off kualifikasi Piala Asia 2023. Pasukan Shin Tae-yong itu memiliki waktu 16 hari untuk mematangkan persiapan jelang tampil di ajang tersebut.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 digelar mulai 19-30 September 2021. Kegiatan ini digelar di Jakarta.

Para pemain yang dipanggil berasal dari klub-klub elite Indonesia yang berlaga di BRI Liga 1 2021/2022. Sebanyak 36 pemain dipercaya untuk terlibat dalam proses pembentukan skuad Timnas Indonesia untuk play off kualifikasi Piala Asia 2023.

Kegiatan ini bersamaan dengan digelarnya BRI Liga 1 2021/2022. Hal itulah yang menjadi dilema dari klub-klub untuk melepas pemainnya ke Timnas Indonesia.

Bahkan, ada tiga klub yakni Arema FC, Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung yang masing-masing harus kehilangan lima pemainnya. Pemanggilan itu tentu dilakukan bukan tanpa alasan.

Shin Tae-yong sudah mengenal secara betul kualitas dari para pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. Penampilan pada tiga laga awal BRI Liga 1 2021/2022 menjadi dasar dari pemanggilan tersebut.

Jadwal Timnas Indonesia

Striker Timnas Indonesia, Ezra Walian, saat tampil melawan Vietnam pada laga SEA Games di Stadion MPS, Selangor, Selasa (22/8/2017). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Striker Timnas Indonesia, Ezra Walian, saat tampil melawan Vietnam pada laga SEA Games di Stadion MPS, Selangor, Selasa (22/8/2017). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Chinese Taipei pada play-off kualifikasi Piala Asia 2023. Pertandingan akan digelar dalam format kandang-tandang.

Timnas Indonesia lebih dulu menjamu Chinese Taipei pada 7 Oktober 2021. Sepekan kemudian pada 12 Oktober 2021, giliran Timnas Garuda yang bertandang ke markas Chinese Taipei.

Namun, Chinese Taipei sudah mengajukan permohonan agar pertandingan digelar di tempat netral. Chinese Taipei khawatir melakoni pertandingan di Indonesia yang masih berada pada situasi darurat COVID-19.

Head to Head

Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, mengamati rekannya saat melawan Thailand pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11). Thailand menang 4-2 dari Indonesia. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, mengamati rekannya saat melawan Thailand pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11). Thailand menang 4-2 dari Indonesia. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Chinese Taipei bukan lawan yang asing buat Timnas Indonesia. Sepanjang sejarah, Timnas Garuda sudah pernah bermain 12 kali melawan Chinese Taipei.

Timnas Indonesia menang delapan kali dan kalah empat kali. Timnas Merah-Putih sejatinya tak perlu khawatir menghadapi tim asuhan Vom Ca-nhum.

Sama seperti Timnas Indonesia, Chinese Taipei juga menjadi juru kunci di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Chinese Taipei menelan delapan kekalahan beruntun dan tidak mengoleksi poin.

Artinya, secara kualitas Timnas Indonesia tentu masih bisa bersaing dengan Chinese Taipei. Namun, secara ranking FIFA Chinese Taipei lebih baik yakni di urutan 151, sedangkan Indonesia berada di urutan 175.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel