Punya Tampang Bule, Bertrand Antolin Bangga Jadi Pembaca Teks Pancasila

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pada 1 Juni selalu diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Berbagai cara orang merayakannya, seperti Bertrand Antolin memasang foto terbaru di akun Instagram terverifikasi miliknya dengan gaya yang berbeda.

Bertrand Antolin tampak mengenakan pakaian lurik khas Jawa lengkap dengan blangkonnya. Dalam foto tersebut, ia mencium bendera Merah Putih.

"Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021 Pancasila Dalam Tindakan Bersatu untuk Indonesia Tangguh," tulisnya yang diunggah di feed-nya.

Ingat Masa Sekolah

Bertrand Antolin (Foto: Instagram/@bertrand1407)
Bertrand Antolin (Foto: Instagram/@bertrand1407)

Dalam keterangan, Bertrand Antolin teringat masa-masa sekolah dulu. Sejak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) ia kebagian dalam bertugas saat upacara.

"Happy Birthday Happy Born Day the coolest lambang negara ever. Dari sekolah sd pake celana pendek ampe sma kalo upacara bendera dapat kesempatan baca Pancasila," tulisnya mengenang masa lalu.

Bule

Bertrand Antolin (Foto: Instagram/@bertrand1407)
Bertrand Antolin (Foto: Instagram/@bertrand1407)

Pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1980 bangga bisa melakukan hal itu. Padahal, wajah dan rambut yang dimilikinya terlihat jelas Bertrand Antolin keturunan bule.

"Makes me so proud padahal rambut sy londo, saya bangga jd orang Indonesia…," lanjutnya.

Keturunan Tionghoa - Prancis

Seperti dikutip dari Wikipedia, Bertrand Antolin merupakan blasteran. Sang ibu merupakan wanita keturunan Tionghia-Riau, sementara sang ayah adalah orang Prancis.

Wajar saja bila sahabat Dewi Sandra ini memiliki wajah dan rambut berbeda dari orang Indonesia lainnya.

Paling Keren

Bertrand Antolin menyandingkan lambang negara Indonesia dengan lainnya. Ia bangga menjadi bangsa Indonesia.

"Slide 3… liat deh Lambang negara kita paling keren.. i just love my country & my Pancasila….," ia mengakhiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel