Pura Besakih Bakal Dipoles Waskita Karya, Nilai Proyeknya Rp201 Miliar

·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mendapatkan proyek pengerjaan salah satu objek vital di Provinsi Bali yaitu Pura Besakih yang terletak di daerah Karangasem. Waskita akan mengerjakan mempercantik kawasan itu dan membangun infrastruktur pelindungan Kawasan Suci Pura Besakih.

Proyek itu ditandai dengan penandatanganan kontrak oleh Waskita dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali. Penandatangan dilakukan oleh Senior Vice President Building Division PT Waskita Karya Tbk Anak Agung Gede Sumadi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dari Dinas PU Provinsi Bali Putu Eka Djawana.

“Seperti kita ketahui bahwa saat ini pandemi COVID-19 masih terus berlangsung. Tapi, Kami, Waskita berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur dari Sabang sampai Merauke. Terbukti, Kami mendapatkan kehormatan bisa ditugaskan membangun infrastruktur pelindungan Kawasan Suci Besakih,” kata Anak Agung Gede Sumadi, dikutip dari keterangannya, Rabu, 28 Juli 2021.

Dia menjelaskan, pembangunan ini dimulai pada 16 Juli 2021 dan akan berlangsung selama 510 hari kalender. Kemudian masa pemeliharaannya 365 hari kalender. Nilai kontraknya sendiri yaitu Rp201 miliar.

Baca juga: PCR Negatif Tapi Ada Gejala COVID, Penumpang Pesawat Tak Boleh Terbang

Dalam pengerjaannya lanjut Agung, Waskita KSO dengan PT Tunas Jaya Sanur. Untuk ruang lingkupnya, Waskita akan mengerjakan 5 bagian pada Pura Besakih yaitu penataan pelataran Manik Mas di Kawasan Suci Besakih, pembangunan gedung parkir sepeda motor dan Wiyata Mandala di Kawasan Suci Besakih, dan prasarana penunjang Bencingah di Kawasan Suci Besakih.

“Lalu ada pembangunan fasilitas penunjang Kawasan Suci Besakih, Pedestrian dan Taman Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, pekerjaan infrastruktur di sekitar Pura Titi Gonggang di Kawasan Suci Besakih, dan pembangunan kantor desa, Bumdes dan Wantilan di Kedundung Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem,” jelas Agung.

Sementara itu, Project Manager Pembangunan Infrastruktur Pelindungan Kawasan Suci Besakih, Hapsak Panca Pamungkas,optimistis pembangunan bisa selesai tepat waktu. Selain itu nantinya infrastruktur yang ada di Kawasan Pura Besakih bisa bermanfaat.

“Seperti kita ketahui bahwa Pura Besakih selain sebagai Kawasan suci untuk peribadatan bagi umat Hindu juga merupakan objek wisata di Pulau Bali yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara sehingga perlu penataan yang sesuai dengan fungsinya,” singkatnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel