Pura-pura Pesan Makanan, Pria Gasak HP Pedagang di Kelapa Gading

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang pria berusia sekitar 40 tahun terekam CCTV menggasak HP milik seorang pedagang makanan, di Jalan Gading Putih Raya Utara Nomor 15, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 19 Mei 2021. Pelaku mencuri dengan modus pura-pura memesan makanan.

Dari rekaman CCTV, pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya memanfaatkan kesibukan korban yang tengah menyiapkan makanan untuk pembelinya.

Dengan perlahan, pelaku yang terlihat memakai kemeja warna krem dan masker putih, mendekati korban yang tidak sadar akan kehadiran pelaku.

Tanpa diketahui korbannya, pelaku langsung megambil HP milik korban yang ditaruh di atas meja kasir dan memasukan HP curian tersebut ke kantong celananya. Setelah berhasil menggondol HP, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Pedagang yang menjadi korban pencurian tersebut, Kania (21), mengatakan pencuri HP berjumlah 3 orang yang terdiri dari 1 pria dan 2 wanita.

Korban menjelaskan awalnya ketiga kawanan maling tersebut mendatangi warung tempat dia berjualan makanan. Kemudian dua orang wanita paruh baya memesan makanan cukup banyak dari warungnya yang membuat Kania sibuk. "Dia memesan makanan lumayan banyak," ujarnya dihubungi melalui telepon, Rabu, 19 Mei 2021.

Setelah makanan pesanan siap, Kania melihat HP Samsung A50 miliknya yang ia taruh di meja kasir dekat jendela sudah raib.

Kedua perempuan paruh baya yang memesan makanan itu pun tidak ada di lokasi alias kabur tanpa membayar makanan yang dipesannya. "Waktu saya balik lagi dia sudah tidak ada HP saya pun hilang. Makanan yang sudah dia pesan tidak ada yang dibayar," ujar Kania.

Kania yang curiga dengan ketiga pembeli tersebut, langsung melihat rekaman CCTV, dan didapati salah satu dari ketiga kawanan tersebut, mengambil HP miliknya secara diam-diam.

Meski begitu, Kania mengaku sudah mengikhlaskan HP yang baru dibeli satu bulan lalu, raib digondol maling. "Saya biarin aja udah ikhlas. Semoga cepet ketangkep aja dan lebih hati-hati lagi untuk orang-orang," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel