Pusat pelatihan Pertamina HSE Sungai Gerong raih penghargaan WSO

HSE Training Center Sungai Gerong bagian dari Pertamina Corporate University meraih penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dunia untuk kategori Concern Educational Award dari Organisasi Keselamatan Dunia atau World Safety Organization (WSO), tiga kali berturut-turut.

Penghargaan tersebut diberikan lantaran pusat pelatihan itu dinilai konsisten memberikan edukasi secara maksimal kepada para pekerja PT Pertamina (Persero) di seluruh lini bisnisnya serta perusahaan BUMN untuk urusan health, safety, security, and environmental (HSSE).

Chairman WSO Indonesia Soehatman Ramli mengatakan HSE TC Sungai Gerong di bawah PCU jadi salah satu lembaga dengan fasilitas yang cukup aktif mengampanyekan budaya K3.

"Terima kasih kepada Pertamina dan HSE TC Sungai Gerong sudah mengembangkan budaya K3. Mudah-mudahan ini (penghargaan) membawa semangat terus bagi HSE TC Sungai Gerong dan menjadi dorongan untuk memajukan budaya K3 di lingkungan Pertamina," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Menurut Soehatman, perolehan penghargaan selama tiga kali secara berturut-turut bukan capaian sembarangan. Bahkan seharusnya manajemen PCU HSE TC Sungai Gerong menerima penghargaan secara langsung dari WSO pusat di Amerika Serikat.

"HSE TC Sungai Gerong harusnya diundang ke Las Vegas, Amerika untuk penyerahan penghargaan. Tapi, karena masih di masa pandemi juga jadi kita sampaikan di sini," ungkapnya saat penyerahan penghargaan dari WSO tersebut di Sungai Gerong, Banyuasin, Sumsel pada Senin (21/11/2022).

Peraih penghargaan ini ditentukan berdasarkan hasil verifikasi/uji lapangan dan hasil verifikasi administratif melalui kegiatan survei atau observasi yang mendalam. Para peraih penghargaan dinilai sudah menunjukkan komitmen dan konsistennya untuk menerapkan K3, bahkan beberapa sudah menunjukkan proses ke arah peningkatan berkelanjutan.

Heru Indraperkasa, CEO WSO Indonesia, menyatakan HSE Training Center mampu menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan besar terkait HSSE dan K3, seperti HSSE Training and Certification Week (HTCW) 2022 yang digelar Pertamina Corporate University. Diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari seluruh Subholding Pertamina, kegiatan ini tercatat menjadi kegiatan pelatihan HSSE pertama yang terbesar diselenggarakan di lingkup Pertamina.

"Apalagi bisa akomodir kegiatan dengan peserta sebanyak ini (HTCW) dan mereka berkomitmen untuk bisa jalankan kegiatan ini setiap tahun bahkan ditingkatkan," ujarnya.

Lelin Eprianto, SVP Human Capital Pertamina, mengatakan jika materi peningkatan kompetensi dilakukan dengan cara itu-itu saja maka akan membutuhkan waktu lama, padahal keselamatan (safety) tidak bisa menunggu semua pelatihan selesai, pekerja harus selalu siap kapan pun dan dimana pun.

"Tapi pesan saya dua, kualitas jangan turun jangan sampai turunkan kualitas sertifikasi meskipun banyak peserta yang terlibat. Kedua, protokol kesehatan dipastikan jalan," katanya.

Manajer HSE TC Sungai Gerong Helmi Fadillah Lubis mengatakan manajemen memang menjaga konsistensi untuk terus berinisiatif membuat berbagai program pelatihan HSSE, tidak hanya di lingkungan internal tapi juga eksternal.

"Jadi WSO melihat inovasi edukasi HSSE terus setiap tahun ada aja oleh HSE TC Sungai Gerong. Seperti HTCW 2022 itu menurut mereka jadi poin penting dan tambahan. Selain itu meskipun setiap tahun diberikan target untuk berikan pelatihan ke perwira Pertamina, itu wajib dan sunnahnya ke BUMN lain jadi memang kita terus jaga konsistensi untuk terus membuat program HSSE," jelasnya.

Baca juga: Pertamina kembangkan Wasteco ubah sampah jadi EBT bagi masyarakat
Baca juga: Pertamina salurkan 12 ton beras untuk dapur umum korban gempa Cianjur
Baca juga: Pertamina Corporate University gelar HTCW 2022