Puskesmas Kecamatan Cipayung hadirkan fasilitas kesehatan Rumah Kita

Puskesmas Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, meresmikan fasilitas Rumah Kesehatan Ibu dan Balita (Rumah Kita) di Sekretariat RW 10, Kelurahan Lubang Buaya, Rabu.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung, Rini Muharni, mengatakan kehadiran fasilitas itu sebagai upaya mencegah dan menanggulangi stunting atau tengkes.

“Seperti yang kita ketahui saat ini posyandu masih lebih banyak melayani kesehatan balita saja, kami mengembangkan layanan dengan menghadirkan pemeriksaan USG untuk ibu hamil,” kata Rini.

Rini menambahkan fasilitas Rumah Kita itu juga hadir untuk membantu melayani kesehatan bagi para ibu.

Rini mengatakan Rumah Kita memiliki sejumlah fasilitas seperti alat USG dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Puskesmas Kecamatan Makasar.

Alat tersebut sudah bisa digunakan untuk warga Kecamatan Cipayung yang ingin memeriksa kehamilan mereka.

Tak hanya itu, Rumah Kita juga menyediakan layanan pelatihan untuk keluarga balita stunting, kelas pembuatan makanan bayi dan balita, kelas bercocok tanam yang akan dilatih ahli pertanian dari Universitas Respati Indonesia, serta tentang perilaku hidup bersih dan sehat keluarga.

“Harapannya, dengan hadirnya Rumah Kita dapat mewujudkan Kecamatan Cipayung zero stunting," ujar Rini.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cipayung Dodo Supendi mengatakan bahwa Rumah Kita merupakan inisiasi dari Puskemas Kecamatan Cipayung dalam peningkatan kesehatan bagi warga masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menambah fasilitas untuk ibu hamil yang mengecek kesehatan bayi di dalam kandungan secara gratis," kata Dodo.

Dia mengatakan kehadiran fasilitas Rumah Kita merupakan salah satu inovasi yang sangat baik dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

"Ini adalah salah satu inovasi yang diberikan Puskesmas Kecamatan Cipayung dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat,” ujar Dodo.
Baca juga: 70 persen penyebab tengkes di Jakbar bukan faktor kesehatan
Baca juga: Pemkot Jakbar ajak remaja cek kesehatan untuk cegah tengkes
Baca juga: Angka stunting di Jakpus ditarget di bawah tiga persen