Puskesmas Kelurahan Cilangkap lakukan jemput bola vaksinasi "booster"

Puskesmas Kelurahan Cilangkap, Jakarta Timur, melakukan jemput bola kegiatan vaksinasi dosis ketiga (booster) untuk mempercepat target capaiannya di daerah itu.

Kepala Puskesmas Kelurahan Cilangkap, Fransisca Alamanda di Jakarta, Senin, mengatakan, kegiatan itu dilakukan karena capaian vaksinasi 'booster' di wilayahnya baru 46,54 persen.

"Karena saat ini dari target 27.635 warga yang harus divaksin, saat ini yang sudah 'booster' baru 10.092 atau 46,54 persen," kata Fransisca.

Fransisca menambahkan, kegiatan vaksinasi jemput bola itu salah satunya dilakukan di Masjid Birrul Walidain di Jl Mabes TNI Gg.Damai 1 RT.001/06 Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Baca juga: Jaktim akui capaian vaksinasi dosis penguat baru 60 persen

"Untuk percepatan capaian vaksinasi booster, kita sisipkan layanan vaksinasi di tengah kegiatan masyarakat," ujar Fransisca.

Dia mengatakan layanan vaksinasi di masjid tersebut menargetkan sebanyak 100 orang dengan jenis vaksin Pfizer dan Sinovac.

Tidak hanya "booster", namun untuk vaksin dosis satu dan dua pun akan tetap dilayaninya.

Kemudian untuk menyukseskan kegiatan ini, pihaknya mengerahkan sembilan tenaga kesehatan.

Baca juga: Jakarta Pusat tingkatkan vaksin penguat di perkantoran

Sementara, Ketua Forum Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kecamatan Cipayung Dwi Hartanti menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi pada Puskesmas Kelurahan Cilangkap.

Dia mengatakan pihaknya juga mengerahkan sembilan kader PKK, dasawisma, jumantik.

Kemudian unsur pengurus RT, masjid dan LMK juga turut andil membantu layanan vaksinasi tersebut.

"Kami ucapkan terimakasih pada puskesmas dan kelurahan yang telah menggelar layanan jemput bola. Ini sangat membantu warga dan memudahkan dalam mendapatkan vaksinasi," kata Dwi.

Baca juga: 52 ribu lebih warga Jakut sudah terima vaksin penguat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel