Puskesmas Menteng siapkan 200 dosis vaksin booster Moderna dan Pfizer

·Bacaan 2 menit

Puskesmas Kecamatan Menteng menyiapkan 150 sampai 200 dosis vaksin jenis Moderna dan Pfizer yang digunakan sebagai vaksin penguat (booster) COVID-19 kepada warga lanjut usia (lansia).

"Kita siapkan untuk besok 150 sampai 200 dosis karena besok sudah mulai full pelaksanaan untuk vaksin booster," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Menteng Rusmala Dewi saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Rabu.

Dewi mengatakan vaksin Pfizer akan digunakan sebagai "booster" untuk warga lansia dan 18 tahun ke atas yang sebelumnya mendapat vaksin Sinovac pada dosis pertama dan kedua.

Sementara vaksin Moderna digunakan untuk warga yang mendapatkan vaksin AstraZeneca pada dosis pertama dan kedua.

Untuk bisa mendapatkan vaksin "booster" ini, warga harus menunjukkan tiket elektronik vaksin dosis ketiga dari aplikasi PeduliLindungi.

Tiket vaksin tersebut akan muncul di aplikasi jika warga telah mendapat vaksin dosis kedua dalam kurun waktu lebih dari 6 bulan.

"Mereka harus tunjukkan bahwa punya tiket. Yang pasti jika sudah ada tiket 'booster' mereka bisa mendapat vaksin," kata Dewi.

Warga lansia dan 18 tahun ke atas yang telah mendapat tiket vaksin "booster" dari PeduliLindungi dapat langsung mendatangi RPTRA Gondangdia yang berlokasi di Jalan Probolinggo, Menteng, Jakarta Pusat.

RPTRA Gondangdia melayani vaksin "booster" setiap Senin sampai Jumat pukul 07.30 sampai 12.00 WIB.

Adapun Pemprov DKI Jakarta menyiapkan seluruh Puskesmas untuk melayani vaksinasi dosis ketiga atau "booster" yang prioritas diberikan kepada kelompok lanjut usia (lansia) mulai Rabu.

Syarat mendapatkan vaksinasi "booster" tersebut adalah sudah lebih dari enam bulan setelah disuntikkan dosis kedua vaksin COVID-19.

Pelaksanaan vaksinasi booster ini merupakan tindak lanjut dari Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah menggratiskan pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: DKI prioritaskan vaksin booster kepada lansia dan kelompok rentan
Baca juga: Pemkot Jakbar targetkan 250 warga ikut vaksin booster di mal
Baca juga: Vaksinasi "booster" bagi usia 18 tahun ke atas di DKI capai 8 juta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel