Puskeswan jadi tempat alternatif untuk obati hewan piaraan

Kepala Satuan Pelaksana Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ragunan, Ramzi mengatakan bahwa Puskeswan menjadi tempat alternatif bagi warga Jakarta yang ingin memeriksa dan mengobati hewan piaraan karena harga terjangkau.

Baca juga: Peternak di Jakut terima pembinaan terkait pemeriksaan hewan

Ramzi menyebutkan biaya pengobatan atau perawatan hewan dikenakan sekitar Rp50 ribu sampai Rp100 ribu, dan biaya operasi sekitar Rp250 ribu, kecuali ada tambahan setelah operasi biayanya akan disesuaikan dengan perawatan yang dilakukan.

“Jauh sekali ya, kalau kita banding di luar mungkin bisa Rp300 ribu untuk pengobatan dan perawatan,” kata Ramzi saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Ramzi menututkan mayoritas binatang yang diobati dan dirawat di Puskeswan, hampir 70 persen dari jenis kucing mulai kucing domestik, ras, dan campuran.

Dituturkan Ramzi, perawatan untuk penyakit ringan, seperti kurang nafsu makan dapat disembuhkan dengan cepat.

Baca juga: Sudin KPKP Jakarta Utara siapkan pencegahan PMK menjelang Idul Adha

Sementara untuk penyakit berat hewan piaraan melalui proses observasi tiga hari hingga satu minggu.

Salah satu pengunjung, Muhammad Alif Ramadhan yang datang untuk memeriksa kucing piaraan, mengungkapkan biaya pengobatan di Puskeswan lebih murah jika dibandingkan di klinik hewan lain.

“Karena lebih dekat, lebih murah juga dibanding klinik biasa, kalau klinik swasta kan lumayan,” ujar Alif.

Alif membawa kucing yang mengalami nafas terengah-engah, namun tidak diketahui penyebab pasti yang diderita hewan peliharaannya.

Baca juga: Ini tips dari Pemkot Jakbar untuk mengenali hewan terjangkit PMK

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel