Pusri: Penyaluran Pupuk Urea Bersubsidi 78 Persen

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Bandarlampung (ANTARA) - Realisasi penyaluran pupuk urea subsidi sejak Januari hingga 29 Juni 2012 oleh PT Pusri PPD Lampung sebanyak 152.000 ton atau sudah mencapai 78 persen dari total alokasi sebesar 195.591 ton.

"Dibandingkan alokasi pada tahun 2012 sebanyak 361.000 ton, realisasinya pada periode itu baru mencapai 42 persen," kata Kepala PT Pusri PPD Lampung Hairul Lizano, di Bandarlampung, Sabtu.

Ia menyebutkan, belum tercapainya alokasi 100 persen penyaluran pupuk urea bersubisidi itu karena kemungkinan pengurusan realokasinya oleh kelompok tani melalui rencana depintif kebutuhan kelompok (RDKK) ke Pusri terlambat.

Selain itu, pengajuan pupuk itu juga harus diketahui atau mendapatkan persetujuan dari dinas pertanian kabupaten/kota setempat.

"Pusri hanya mengeluarkan pupuk bersubsidi berdasarkan angka dari permintaan kelompok tani berdasarkan persetujuan dinas pertanian. Artinya ada angka ada barang," jelas dia.

Ia menjelaskan, rata-rata per tahun, alokasi pupuk subsidi yang tersedia di Lampung belum pernah habis terpakai kecuali untuk Kabupaten Mesuji dan Tulangbawang.

Menurutnya, rata-rata kelompok tani di Lampung yang menggunakan pupuk urea bersubsidi itu sekitar 40-45 persen mengingat petani juga menggunakan pupuk subsidi jenis lain seperti NPK, Ponska, dan pupuk organik.

Untuk memudahkan petani memperoleh pupuk urea bersubsidi lanjut Hairul, pihaknya membolehkan kelompok tani untuk mengambil pupuk itu untuk alokasi bulan berikutnya.

Ia mencontohkan, kelompok tani menginginkan pengambilan pupuk untuk alokasi Agustus atau September, tetapi diambil pada Juli diperbolehkan asalkan syarat-syaratnya terpenuhi.

Sementara itu, penyerapan program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) di Lampung pada tahap IV oleh PT Pusri PPD Lampung baru mencapai Rp1,05 miliar.

"Hanya empat distributor di dua kabupaten di Lampung takni Lampung Tengah dan Lampung Timur, yang telah memberikan jaminan kepada kelompok tani sebagai penerima dana GP3K, sehingga penyerapannya sedikit," kata dia.

Keempat distributor pupuk itu yakni Duta Tani (Lampung Tengah), Sahabat Tani, Lancar Tani, dan Makmur Sari ketiga berasal dari Kabupaten Lampung Timur.

Adapun realisasi pelaksanaan program GP3K tahun 2012 pada periode IV itu mecapai 845 hektare dengan jumlah kelompok sebanyak 41 kelompok tani dengan jumlah petani sebanyak 821 orang senilai Rp1,05 miliar.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...