Putin Ancam Serang Target Baru Jika AS Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan menghantam target baru di Ukraina jika Amerika Serikat mengirimkan rudal jarak jauh kepada negara itu.

Moskow mengklaim sudah melancarkan serangan ke Kiev, menghancurkan tanks dan kendaraan perang lainnya yang dikirimkan negara Barat ke Ukraina.

"Kami akan menggunakan senjata kami untuk menyerang target yang belum pernah kami tembak," kata Putin tanpa menyebut target apa yang dia maksud.

Pernyataan Putin itu disampaikan setelah Presiden AS Joe Biden mengumumkan negaranya akan mengirimkan "sistem roket yang bisa yang bisa menghantam Rusia," tapi sehari kemudian dia mengumumkan telah memutuskan untuk mengirimkan "sistem dan persenjataan canggih" ke Ukraina tanpa menyebut senjata apa.

Dilansir dari laman Aljazeera, Senin (6/6), Ukraina sebelumnya meminta Multiple Rocket Launch Systems (MLRS) seperti M270 and M142 HIMARS untuk menembak pasukan dan cadangan persenjataan Rusia.

Meski Kiev menyatakan tidak akan menyerang target di wilayah Rusia namun ada kekhawatiran sistem rudal jarak jauh itu bisa memicu konflik langsung antara AS dan sekutu NATO dengan Rusia.

Pejabat Rusia berulangkali memperingatkan keputusan AS mengirimkan rudal itu ke Ukraina bisa memperburuk konflik. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel