Putin Didesak Lakukan Negosiasi Langsung dengan Zelenskiy untuk Akhiri Perang

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan negosiasi langsung dan serius dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Desakan itu disampaikan saat Macron dan Scholz melakukan pembicaraan telepon selama 80 menit dengan Putin.

Kantor Kanseli Jerman menyampaikan, Macron dan Scholz juga mendesak gencatan senjata segera dan penarikan pasukan Rusia dari Ukraina.

Dikutip dari BBC, Minggu (29/5), Kremlin mengatakan Moskow terbuka untuk melanjutkan dialog dengan Kiev. Namun tidak disebutkan kemungkinan pembicaraan langsung antara Putin dengan Zelenskiy.

Presiden Zelenskiy sebelumnya mengatakan dia tidak "berhasrat" untuk melakukan pembicaraan, tapi menurutnya itu penting untuk mengakhiri konflik.

Prancis dan Jerman juga mendesak Putin membebaskan 2.500 pejuang Ukraina yang terkepung di pabrik baja Azovstal, Mariupol. Awal bulan ini, pejabat Rusia mengatakan pejuang terakhir yang berada di pabrik baja itu telah menyerah, sementara Zelenskiy mengatakan mereka diizinkan untuk meninggalkan tempat yang terkepung tersebut.

Sebelumnya Rusia mengatakan 900 lebih pejuang Ukraina dipindah ke penjara di Olenivka, sebuah desa di Donetsk yang diduduki Rusia. Sementara sejumlah kecil pejuang dengan luka parah dibawa ke rumah sakit di Novoazovsk, juga di Donetsk.

Ukraina berharap pejuangnya dibebaskan sebagai bagian pertukaran tahanan, tapi Rusia belum menanggapi. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel