Putin Lebih Mungkin Luncurkan Perang Nuklir daripada Terima Kekalahan di Ukraina

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin dinilai lebih mungkin untuk meluncurkan perang nuklir daripada menerima kekalahan dalam perang di Ukraina. Klaim ini disampaikan seorang editor ternama televisi pemerintah Rusia, Margarita Sinyoman.

Editor stasiun televisi Russia Today (RT) ini mengungkapkan hal tersebut dalam tayangan televisi pada Rabu malam. Simonyan juga dikenal sebagai bos media ternama Kremlin.

"Antara kami kalah di Ukraina atau Perang Dunia Ketiga dimulai. Menurut saya Perang Dunia Tiga lebih realistis," ujarnya, dikutip dari The Independent, Minggu (1/5).

"Hasil yang paling luar biasa, semua ini akan berakhir dengan serangan nuklir, tampak lebih mungkin menurut saya daripada rangkaian peristiwa lainnya," ujarnya di hadapan para panel ahli.

"Menurut saya di satu sisi ini mengerikan, tapi di sisi lain, memang seperti itu. Kita akan masuk surga, sementara mereka mati. Kita semua akan mati suatu hari."

Kemungkinan perang nuklir yang diklaim Simonyan muncul setelah komentar terbaru Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, yang mengatakan ancaman konflik nuklir seharusnya jangan diremehkan dan inti dari persetujuan apapun untuk mengakhiri perang di Ukraina akan sangat bergantung pada situasi di lapangan.

Sementara itu, saat Presiden Putin memperingatkan negara Barat jangan ikut campur dalam perang di Ukraina, dia menyebut rudal balistik antar benua (ICBM) Rusia sebagai Satan atau Setan.

"Kita semua punya alat untuk ini, yang tidak bisa dibanggakan orang lain. Dan kita tidak akan pamer. Kita akan menggunakannya jika diperlukan. Dan saya ingin semua orang tahu ini," jelas Putin.

"Kami telah mengambil semua keputusan terkait hal ini."

Pekan lalu, Rusia mengumumkan akan mengerahkan Satan II atau yang juga dikenal sebagai sistem ICBM Sarmat pada musim gugur, yang hulu ledaknya bisa menjangkau Inggris juga Eropa dan AS. Sarmat mampu membawa satu atau lebih hulu ledak nuklir. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel