Putin Tidak akan Hadiri Pemakaman Gorbachev

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Rusia Vladimir Putin, tidak akan hadir dalam pemakaman mantan presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev. Kabar tersebut dibenarkan oleh pernyataan yang dikeluarkan Kremlin kemarin.

Dikutip dari CNN, Kamis (1/9), juru bicara Presiden Putin, Dmitry Peskov mengatakan "jadwal kerja Putin tidak memungkinkan dia untuk hadir dalam upacara perpisahan untuk Gorbachev pada 3 September".

Upacara perpisahan Gorbachev akan dibuka untuk umum dan akan dilanjutkan dengan upacara pemakaman di Pemakaman Novodevichy Moskow. Gorbachev akan dimakamkan di samping makam istrinya, Raisa Gorbachev.

Meski Gorbachev adalah mantan presiden Uni Soviet, namun pemerintah Rusia tidak akan memakamkan Gorbachev dengan pemakaman kenegaraan. Meski begitu, pemakaman itu "akan ada elemen pemakaman kenegaraan" jelas Peskov.

"Akan ada pasukan kehormatan, dan upacara perpisahan akan diselenggarakan. Negara akan membantu dalam pelaksanaan itu" kata dia.

Keputusan untuk tidak melakukan pemakaman kenegaraan mengisyaratkan akan adanya pertentangan antara Putin dengan Gorbachev.

Sebelumnya sewaktu Gorbachev masih hidup, dia berpandangan kritis akan pemerintahan Putin. Putin yang semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir berbanding terbalik dengan kebijakan Gorbachev yang mempromosikan kebebasan berbicara dan demokrasi.

Kebijakan yang diambil oleh Gorbachev, seperti Glasnost (keterbukaan) dan Perestroika (restrukturisasi) dianggap sebagai kebijakan yang membawa keruntuhan Uni Soviet.

Presiden Putin bahkan menyalahkan Gorbachev atas runtuhnya Uni Soviet. Putin menganggap runtuhnya Uni Soviet adalah "bencana geopolitik terbesar abad ke-20".

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]