Putra Yasonna Laoly Penuhi Panggilan KPK Terkait OTT Walkot Medan

Liputan6.com, Jakarta - Putra Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, Yamitema Tirtajaya Laoly mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK pada Senin, 18 November 2019 pagi.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (19/11/2019), Yamitema memenuhi panggilan penyidik KPK menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pertengahan Oktober lalu.

Ia diperiksa dalam statusnya sebagai direktur PT Kani Jaya Sentosa yang banyak bergerak di bidang pembangunan jalan dan sekolah.

Usai pemeriksaan selama 5 jam sebagai saksi, Yamitema menyatakan, dirinya diperiksa untuk tersangka Isa Ansyari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Medan nonaktif.

Ia membantah pernah menjalin kerja sama dengan Pemkot Medan.

"Jadi saksi saja tentang OTT kemarin, itu saja. (Ditanya apa) ya macam-macam lah, bisnis apa, kerja. (Sering kerja sama Pemprov?) Enggak ada," ucap saksi yang juga putra Menkumham Yamitema Tirtajaya Laoly.

"Saksi Yamitema Laoly merupakan penjadwalan ulang dari agenda pemeriksaan sebelumnya, yang bersangkutan didalami diklarifikasi terkait dengan proyek di Dinas PUPR Kota Medan yang pernah ditangani oleh perusahaan saksi. Jadi kami klarifikasi apa ada atau tidak proyek-proyek yang dikerjakan oleh perusahaan saksi di Dinas PUPR Kota Medan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin terjaring OTT KPK, yang diduga menerima suap Rp 380 juta dari Kadis PUPR Kota Medan Isa Ansyari.