Putri Candrawathi Bakal Dikonfrontir dengan 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menghentikan sementara pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo yang merupakan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Rencananya pemeriksaan lanjutan akan dilaksanakan pada Rabu, 31 Agustus 2022 dengan agenda pemeriksaan silang atau konfrontir dengan tersangka lainnya.

"Pemeriksaan ini masih akan dilanjutkan kembali dengan pemeriksaan konfrontir yang akan dilaksanakan pada Rabu, 31 Agustus," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8).

Nantinya, hasil pemeriksaan silang tersebut akan disampaikan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada publik.

"Hasilnya akan disampaikan oleh Pak Dirtipidum langsung karena dari sisi materi harus ijin penyidik," jelas dia.

Lebih lanjut, kata Dedi, upaya percepatan pemeriksaan para tersangka tentunya sesuai dengan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk penuntasan kasus kematian Brigadir J.

"Kemudian sebagai informasi bahwa proses ini harus cepat dilakukan, pemeriksaan juga harus cepat, sehingga ditargetkan dalam beberapa minggu ini berkas perkara harus dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum juga," Dedi menandaskan.

Putri Tersangka

Sebelumnya, Polri telah menetapkan istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam pembunuhan berencana Brigadir J. Penetapan tersangka seusai penyidik menemukan rekaman CCTV yang sempat dikabarkan hilang.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, setidaknya sudah ada 52 orang diperiksa oleh Timsus dalam pembunuhan berencana Brigadir J. Bahkan, polisi berhasil menemukan CCTV yang menjadi kunci penetapan Putri Candrawathi sebagai tersangka.

"Alhamudlillah CCTV yang sangat vital menggambarkan situasi sebelum, sesaat dan setelah kejadian. Kami temukan dengan sejumlah tindakan penyidik dari hasil penyelidikan tersebut. Tadi malam sampai pagi sudah dilakukan sejumlah pemeriksaan tadi disampaikan bahwa ibu PC ditetapkan tersangka," jelas Andi Rian di Mabes Polri, Jumat (19/8).

Putri dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP. Pasal 340 mengatur pidana terkait pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati, pidana penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Dengan ditetapkan Putri sebagai tersangka, maka total ada lima tersangka pembunuhan Brigadir J. Empat tersangka lainnya, yakni Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan asisten rumah tangga Sambo Kuwat Maruf.

Reporter: Nanda Perdana Putra [fik]