Putri Chandrawathi Baca Pleidoi: Saya Tidak Melakukan Apa yang Mereka Tuduhkan

Merdeka.com - Merdeka.com - Putri Chandrawati menyampaikan harapan dalam sidang pleidoi atau pembacaan nota pembelaan sebagai terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Baik kepada keluarga almarhum, Presiden Joko Widodo atau Jokowi, hingga doa kepada Tuhan.

"Hari ini di saat pembelaan, saya ingin menyampaikan harapan tulus saya kepada orang tua almarhum Brigadir Yosua, Bapak dan Ibu Samuel Hutabarat, saya turut berduka, memohon maaf, dan berdoa semoga seluruh keluarga dikuatkan dan diberkati," tutur Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (25/1).

"Saya juga ingin menyampaikan dengan sungguh-sungguh, saya tidak melakukan apa yang mereka tuduhkan tersebut," sambungnya.

Putri memohon maaf kepada Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf serta seluruh keluarga mereka. Tidak ketinggalan semua personel Polri yang terdampak oleh peristiwa ini.

"Saya juga meminta maaf kepada Bapak Joko Widodo Presiden Republik Indonesia, Bapak dan Ibu Kapolri, dan para Bhayangkari serta masyarakat yang terdampak dan menguras perhatian selama proses hukum saya berlangsung," jelasnya.

Kepada anak-anaknya, Putri meminta maaf atas situasi yang terjadi saat ini. Baginya, cinta dan perhatian mereka adalah semangat hidup paling berharga.

"Menjadi kekuatan kami untuk mencari dan memperjuangkan keadilan. Doakan Papa dan Mama nak, semoga bisa segera pulang menemui kalian dan kembali menjadi orang tua yang baik bagi kalian semua," ujarnya.

Dari balik tahanan, lanjut Putri, dirinya bersama Ferdy Sambo terus mendoakan anak-anak dan memohon kepada Tuhan agar tidak pernah lagi terpisahkan dengan mereka, di waktu terbaik menjadi orang dewasa.

"Tuhan maafkan saya, berikan saya kesempatan sebagai orang tua untuk menjalankan tugas sebagai seorang ibu. Tuhan, mampukan saya menjalani ini semua, dan kiranya keadilan-Mu saja yang hadir di situasi yang sangat sulit ini," Putri menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana
Sumber: Liputan6.com [eko]