Putri Ingrid Alexandra dari Norwegia Positif Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tak menyenangkan datang dari kerajaan Norwegia. Putri Ingrid Alexandra dinyatakan positif Covid-19 dan kini menjalani isolasi mandiri di rumah keluarganya di perkebunan Skaugum.

Dilansir dari Hello Magazine, Senin (23/8/2021), kabar ini telah dikonfirmasi oleh pengadilan kerajaan Norwegia. Dalam sebuah pernyataan, istana menyebut orangtuanya, Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette Marit, dan adik laki-lakinya, Pangeran Sverre Magnus, telah dites dan negatif Covid-19.

Putra Mahkota Haakon telah menunda kunjungannya ke UngInvest di Modum, yang akan berlangsung pada Senin (23/8/2021). Ia juga tidak akan lagi berpartisipasi dalam debarking Royal Yacht "Norge" pada hari ini.

Itu bukan satu-satunya agenda yang tak dapat terlaksana. Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit juga telah menunda perayaan ulang tahun ke-20 Yayasan Pasangan Putra Mahkota yang akan berlangsung pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Berita itu muncul menjelang ulang tahun pernikahan ke-20 pasangan itu pada Rabu. Mereka menikah pada 25 Agustus 2001 di Katedral Oslo.

Putri Mahkota Mette-Marit memiliki seorang putra berusia 24 tahun, Marius Borg Høiby, dari hubungan sebelumnya. Marius tidak memegang gelar dan bukan bagian dari garis keturunan keluarga kerajaan Norwegia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Calon Ratu

Foto Keluarga Kerajaan Swedia pada Mei 2017. (Sumber AP Photo/Tahta Kerajaan Norwegia via NTB scanpix)
Foto Keluarga Kerajaan Swedia pada Mei 2017. (Sumber AP Photo/Tahta Kerajaan Norwegia via NTB scanpix)

Putri Ingrid bersekolah di Sekolah Menengah Atas Elvebakken di Oslo. Ia berada di urutan kedua setelah takhta Norwegia sebagai cucu dari Raja Harald V dan Ratu Sonja.

Suatu hari, ia akan menggantikan ayahnya, Putra Mahkota Haakon. Putri Ingrid juga akan menjadi ratu kedua Norwegia setelah Ratu Margaret abad ke-15.

Raja Harald yang berusia 84 tahun menjadi raja pada Januari 1991. Hal tersebut terjadi setelah kepergian ayahnya, Raja Olav V.

Putri Sofia dari Swedia

Putri Sofia dari Kerajaan Swedia hadiri Nobel Prize 2019 pada 10 Desember 2019 di Stockholm, Swedia. (JONATHAN NACKSTRAND / AFP)
Putri Sofia dari Kerajaan Swedia hadiri Nobel Prize 2019 pada 10 Desember 2019 di Stockholm, Swedia. (JONATHAN NACKSTRAND / AFP)

Putri Sofia dari Kerajaan Swedia sempat dinyatakan positif virus corona Covid-19 sebelum mengumumkan kehamilannya. The Swedish Royal Court lantas mengabarkan informasi teranyar soal kehamilan sang putri kepada majalah Svensk Damtidning.

"Putri Sofia masih baik-baik saja dan semua baik-baik saja," demikian bunyi pernyataan kerajaan soal kehamilan sang putri, seperti dilansir dari laman People, Rabu, 13 Januari 2021.

Kehamilan Putri Sofia dikabarkan pada Desember 2020. Momen ini tidak lama setelah ia dan sang suami, Pangeran Carl Philip mengumumkan mereka positif Covid-19 dan harus dikarantina.

Sebelumnya, pasangan ini mengalami gejala yang mirip flu pada akhir November 2020. Hal ini terjadi tidak lama usai anggota keluarga berkumpul berduka atas kepergian saudara laki-laki Ratu Silvia, Walther Sommerlath, yang meninggal pada 23 Oktober 2020.

Infografis 5 Poin Penting Cegah Penularan Covid-19 pada Anak

Infografis 5 Poin Penting Cegah Penularan Covid-19 pada Anak. (Liputan6.com/Niman)
Infografis 5 Poin Penting Cegah Penularan Covid-19 pada Anak. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel