Putri Nia Daniaty Diduga Menyuruh Orang Nyamar Jadi Pegawai BKN, Rekaman Suaranya Diungkap ke Publik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kasus dugaan penipuan berkedok penerimaan PNS lewat jalur prestasi yang menjerat putri Nia Daniaty memasuki babak baru. Salah satu korban, yakni Agustin membuat pengakuan di hadapan awak media.

Agustin menyebut korban yang ia tahu ada 16 orang. Jika ditotal bisa lebih dari 200, bahkan mencapai 300 orang. Total kerugian mencapai 9,7 miliar lebih karena per kepala dipungut biaya puluhan hingga seratusan juta rupiah.

Tak sekadar “bernyanyi,” Agustin mengeluarkan ponsel dan memperdengarkan rekaman suara yang diduga orang suruhan Olivia Nathania, bernama Eki. Eki diminta menyamar jadi pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ini Adalah Pengakuan

Olivia Nathania atau yang akrab disapa Oi, anak penyanyi senior Nia Daniati mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kedatangan Oi untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus penipuan yang telah dilaporkan oleh seseorang.(Deki Prayoga/Bintang.com)
Olivia Nathania atau yang akrab disapa Oi, anak penyanyi senior Nia Daniati mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kedatangan Oi untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus penipuan yang telah dilaporkan oleh seseorang.(Deki Prayoga/Bintang.com)

“Ini adalah pengakuan orang yang ada gambarnya tersebut, ternyata dia adalah orang suruhan dari Olivia,” kata Agustin, kami lansir dari video konferensi pers di kanal YouTube KH Infotainment, Minggu (26/9/2021).

Sejurus kemudian, ia memutar rekaman suara yang ada dalam percakapan aplikasi WhatsApp. “Sore, nama saya Eki. Saya diminta oleh Mbak Oi untuk menjadi orang bernama Budi yang bekerja di BKD,” aku Eki.

Tak Mengerti Apa-Apa

Sebelumnya, pada 21 Juli 2017 lalu,Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya laporan atas nama Olivia Nathania yang dibuat oleh Rani.Dalam laporan, Oi dianggap melakukan penggelapan uang Rp 61 Juta. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Sebelumnya, pada 21 Juli 2017 lalu,Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya laporan atas nama Olivia Nathania yang dibuat oleh Rani.Dalam laporan, Oi dianggap melakukan penggelapan uang Rp 61 Juta. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Dalam pengakuannya, Eki tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ia bilang, hanya disuruh perempuan yang akrab disapa Oi untuk menyamar sebagai pegawai BKD dan dijanjikan tak ada sangkut pautnya dengan aksi tipu-tipu.

“Saya tidak mengerti apa-apa akan hal ini dikarenakan disuruh untuk melakukan hal ini dengan alasan tidak ada sangkut paut dengan penipuan,” beri tahu Eki, masih lewat rekaman yang sama.

Indikasi Penipuan

Putri Nia Daniati, Olivia Nathania usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan, Selasa (1/8/2017). (Surya Hadiansyah/Liputan6.com)
Putri Nia Daniati, Olivia Nathania usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan, Selasa (1/8/2017). (Surya Hadiansyah/Liputan6.com)

“Namun ternyata telah terjadi indikasi penipuan terhadap beberapa rekan yang pada saat itu berada di BKD, demikian pernyataan saya,” Eki mengakhiri. Agustin tampak kecewa mendapati kenyataan ini.

“Ini adalah percakapan pengakuan beliau karena pada saat itu ada CPNS yang suaminya kebetulan Angkatan, yang curiga dan akhirnya menginterogasi dia. Akhirnya inilah pengakuan ini,” beber Agustin.

Perempuan Nekat

Anak Nia Daniati, baru saja menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa 1 Agustus 2017. Olivia Nathania atau yang akrab disapa Oi diperiksa terkait dugaan penggelapan. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Anak Nia Daniati, baru saja menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa 1 Agustus 2017. Olivia Nathania atau yang akrab disapa Oi diperiksa terkait dugaan penggelapan. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Diberitakan sebelumnya, pengacara korban, Odie Hudianto, menyebut Olivia Nathania perempuan nekat dan diduga memalsukan surat atau dokumen menggunakan lambang negara yakni Garuda.

Jika terbukti, ia bisa dijerat pasal lain. Hingga artikel ini disusun, pihak Olivia Nathania belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penipuan serta pemalsuan yang menjeratnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel