Putus Sekolah karena Miskin, Salt Bae Kini Sukses Bisnis Restoran & Punya Mobil Mewah

Merdeka.com - Merdeka.com - Nusret Gokce asal Turki atau yang dikenal dengan nama Salt Bae, pemilik restoran steak yang pernah viral di media sosial pada tahun 2017. Ini karena aksi ikoniknya dalam menabur garam di atas daging steak.

Kini Salt Bae bukan hanya pemilik restoran biasa tapi juga seorang celebrity chef yang punya banyak kekayaan hingga kenalan orang terkenal.

Salt Bae berasal dari keluarga menengah ke bawah. Ayahnya hanya pekerja tambang dengan penghasilan yang pas-pasan. Hidup yang serba kekurangan membuat dia harus berhenti sekolah di usia 10 tahun.

Kemudian demi bertahan hidup, di usia 13 tahun dia mulai bekerja serabutan di berbagai toko daging di hampir seluruh penjuru Turki hingga usia 23 tahun.

Keinginannya untuk hidup sukses membuatnya memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat untuk mengembangkan keahliannya dalam mengelola daging. Di sana dia bekerja sukarela tanpa bayaran uang.

Namun saat itu yang terpenting baginya adalah mendapat ilmu dan pengalaman agar bisa mewujudkan cita-citanya membuka restoran.

Membuka Restoran Sendiri

Pada tahun 2010 mimpinya terwujud, Salt Bae berhasil membuka restoran steak bernama Nusr-Et. Restorannya saat itu hanya berisi 8 meja dengan 10 pekerja saja.

Namun suatu saat, seorang pebisnis bernama Ferit Sahenk berkunjung ke restorannya. Karena terkesan dengan hidangan yang dibuat di sana membuat Ferit Sahenk memutuskan untuk berinvestasi pada restoran Salt Bae.

Dengan investasi yang diterimanya, Salt Bae mulai membuka cabang di penjuru Turki Timur. Popularitas restorannya terus meningkat usai viral bahkan saat ini telah membuak cabang restoran di Inggris hingga Arab Saudi.

Kerja Keras Terbayarkan

Saat ini dirinya memiliki kekayaan yang diperkirakan mencapai USD 50 juta atau setara dengan Rp746 miliar dan juga mempunyai berbagai properti dan kendaraan mewah.

Restorannya pun terus ramai dikunjungi oleh dengan orang-orang terkenal dunia. Meski begitu walaupun kini telah hidup berkecukupan, ia menegaskan bahwa kepribadiannya masih sama seperti dulu.

"Hidup saya tidak berubah. Saya tetap bekerja dari pagi hingga tengah malam," dikutip dari wawancara bersama NBC News.

Reporter Magang: Hana Tiara Hanifah [idr]