Putusan MK untuk Seruyan Sudah Final

Sampit, Kalteng (ANTARA) - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pemilihan kepala daerah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, yang intinya menolak seluruhnya gugatan penggugat terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU), dianggap sudah final.

"Sesuai dengan aturan undang-undang maka keputusan MK itu sudah final dan mengikat. Aturannya memang seperti itu dan tentu harus diikuti," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Seruyan, Atep Budiman dihubungi dari Sampit, Kamis.

Mahkamah Konstitusi melalui situs resminya www.mahkamahkonstitusi.go.id, Rabu pukul 11.05 merilis putusan MK Nomor 35/PHPU.D-XI/2013 dengan pokok perkara yakni Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Seruyan tahun 2013. Dalam salinan putusan sebanyak 143 halaman itu ditegaskan bahwa amar putusan perkara yakni ditolak seluruhnya.

Perkara tersebut diajukan oleh H Ahmad Ruswan dan H Sutrisno yang merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Seruyan nomor urut 2 selaku pemohon, sedangkan termohonnya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan. Sementara itu, calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 yaitu Sudarsono dan Yulhaidir menjadi pihak terkait dalam perkara tersebut.

Dengan keluarnya putusan MK yang bersifat final dan mengikat itu, maka pilkada Kabupaten Seruyan dianggap telah usai.

"Kalau sesuai undang-undang putusan itu dinyatakan final dan mengikat, berarti semua sudah usai. Kami saat ini juga mulai fokus pada tahapan pemilu legislatif," katanya.

Seperti diketahui, pilkada Kabupaten Seruyan 4 April lalu hanya diikuti dua pasang calon. Pasangan Sudarsono-Yulhaidir maju melalui jalur independen atau perseorangan, sedangkan pasangan H Ahmad Ruswandi-H Sutrisno maju dengan didukung koalisi 12 partai politik.

Dari 78.704 suara sah, pasangan Sudarsono-Yulhadir berhasil memenangi perolehan suara dengan mengantongi 42.226 suara, sedangkan pasangan H Ahmad Ruswandi-H Sutrisno hanya memperoleh 36.478 suara.

Kabar keluarnya putusan MK dengan amar putusan menolak seluruhnya gugatan termohon, langsung disambut antusias masyarakat Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur. Maklum, masyarakat di dua kabupaten ini punya ikatan emosional yang kuat karena Seruyan merupakan daerah pemekaran dari Kotawaringin Timur.

Ucapan selamat mengalir deras dari masyarakat untuk pasangan Sudarsono-Yulhaidir yang disampaikan melalui berbagai sarana, khususnya dunia maya seperti jejaring sosial facebook, twitter maupun blackberry messenger (BBM). Masyarakat berharap keputusan ini bisa diterima semua pihak dan bisa membawa Seruyan menjadi lebih baik sehingga masyarakatnya lebih sejahtera.

"Mudah-mudahan saja yang menang tidak membusung dada dan yang kalah tidak kecewa karena semua kan sama-sama tujuannya untuk masyarakat Seruyan. Sudahi saja persaingan karena pilkada sudah selesai, kini semua harus bergandeng tangan membangun Seruyan supaya masyarakat seperti kami ini bisa sejahtera," ucap Riduan, salah seorang warga Seruyan.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.