PVMBG Pastikan Status Gunung Anak Krakatau Tak Ganggu Pemudik di Merak-Bakauheni

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan memastikan giat mudik bisa tetap berjalan aman meski tengah terjadi peningkatan status Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda.

Diketahui, Selat Sunda menjadi tempat penyeberangan pemudik dari Pulau Sumatera yang menuju Pulau Jawa dan sebaliknya.

"Kita ke depankan kehati-hatian tapi tidak mengurangi kesiapsiagaan untuk tetap tenang," kata Hendra saat jumpa pers daring, Senin (25/4).

Dia meyakini, saat ini wilayah berbahaya dari peningkatan status Gunung Anak Krakatau hanya terjadi pada radius 5 kilometer dari titik gunung. Sedangkan lokasi penyeberangan Merak-Bakauheni diketahui berada di puluhan kilometer dari titik Gunung Anak Krakatau.

"Radius bahaya saat ini masih radius 5 KM, sehingga transportasi di penyeberangan itu puluhan kilo masih jauh tapi agar jaga kehati-hatian dan kami terus melakukan koordinasi dan kami juga ada petugas pos yang memantau 24 jam dengan dibantu tim tanggap darurat dan penguatan sistem alat monitoring," jelasnya.

Hendra mengimbau, pemudik dapat terus memantau informasi terbaru dari sumber-sumber resmi, seperti sosial media BNPB, BPBD setempat dan situs Magma Indonesia.

"Update informasi sehingga tidak salah menangkap info selain dari hal resmi," tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini level status Gunung Anak Krakatau ditingkatkan dari dua ke tiga atau waspada ke siaga. Hal ini terjadi karena adanya aktivitas visual dan kegempaan yang teramati sejak beberapa hari terakhir, hingga puncaknya pada 24 April 2022 pukul 18.00 waktu setempat, status gunung resmi dinaikkan oleh Badan Geologi.

Reporter: M Radityo/Liputan6.com [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel