Q2 2022, Netflix Mencatat Kehilangan Hampir 1 Juta Pelanggan

Merdeka.com - Merdeka.com - Netflix mengumumkan telah kehilangan hampir 1 juta pelanggan pada Q2 2022. Jumlah tersebut, melebihi pada Q1 2022 yakni 200.000. Kendati begitu, ada pertumbuhan pengguna pada pasar Asia Pasifik.

Meski dihantam penurunan jumlah pengguna, Netflix menyebutkan masih menghasilkan laba bersih USD 1,44 miliar disaat nilai tukar mata uang asing yang tidak menguntungkan untuk dolar AS.

"Nilai tukar yang tidak bersahabat adalah masalah yang sangat sulit ketika hampir 60 persen pendapatan berasal dari luar negeri," kata juru bicara Netflix seperti dikutip dari Engadget, Kamis (21/7).

Perusahaan memprediksi akan mengantongi 1 juta pelanggan Netflix baru. Meskipun itu jauh dari pertumbuhan 4,4 juta pelanggan yang berlangsung pada tahun sebelumnya. Serial Stranger Things 4 dinilai bisa mendongkrak jumlah pelanggan.

Di Inggris, Stranger Things 4 menjadi serial yang paling banyak ditonton hingga saat ini dengan lebih dari 1,3 miliar jam penayangan.

Netflix masih menggantungkan harapannya pada iklan dengan harga lebih rendah yang akan dirilis pada awal 2023 nanti. Mereka pun berharap untuk meluncurkannya di beberapa pasar di mana sudah ada belanja iklan yang kuat. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel