Qualcomm Resmi Pakai Nama Snapdragon 8 Gen1

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bocoran informasi terkait penamaan chipset terbaru milik Qualcomm akhirnya dikonfirmasi secara langsung oleh perusahaan.

Jelang acara Snapdragon Tech Summit pada 30 November hingga 2 Desember 2021, perusahaan mengungkap seri penerus Snapdragon 888.

Adapun chipset baru milik perusahaan tersebut akan menggunakan nama Snapdragon 8 Gen1, dikutip dari GSM Arena, Selasa (23/11/2021).

Selain itu, Qualcomm juga mengungkap arti penamaan tersebut adalah angka satu digit awal merupakan seri dan Gen1 merupakan nomor generasi chipset teranyar itu.

Diawali dengan Snapdragon 8 series, maka chipset mendatang yang dirilis oleh Qualcomm akan memakai nama Snapdragon 8 Gen2 di 2022, dan seterusnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bagaimana dengan Nama Snapdragon 4,6, dan 7?

Sayang, masih belum diketahui apakah penamaan Snapdragon 8 Gen1 ini juga akan diadopsi ke seri chipset Qualcomm lain, seperti seri Snapdragon 4, 6, dan 7.

Diketahui, ketiga seri chipset kelas bawah dan menengah ini memiliki varian yang berbeda-beda.

Selain itu, perusahaan juga akan menghapus tulisan "5G" dari penamaan platform seluler di masa mendatang.

Hal ini dilakukan karena jaringan 5G sudah umum, dan berkomitmen hanya merilis platform seluler 5G mulai saat ini.

Pisahkan Qualcomm dan Snapdragon

Lebih lanjut, Qualcomm juga mengatakan akan mulai memisah merek Qualcomm dan Snapdragon di masa mendatang.

Rencananya, Snapdragon akan menjadi merek produk mandiri "dengan ikatan khusus dengan merek Qualcomm jika sesuai".

Perubahan lain juga dapat terlihat dari logo "bola api" Snapdragon yang ikonik, dan varian warna Midnight, Gunmetal, Nickel, Snapdragon Red, dan Gold yang mewakili tingkatan kelas chipset.

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel