Quartararo Abadikan Momen Spesial Lewat Tato

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Quartararo merajah tubuhnya dengan sebuah gambar ketika dirinya melakukan selebrasi kemenangan dalam balapan pembuka musim di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli 2020.

Momen tersebut sangat spesial bagi El Diablo. Itu merupakan kali perdana sang rider mampu meraih podium utama sejak melakoni debut di kelas premier pada musim 2019.

Quartararo memang layak mendapatkannya setelah tampil impresif sebagai rookie tahun lalu. Sepanjang MotoGP 2019, El Diablo membukukan tujuh podium dalam 19 race.

Baca Juga:

Performa Fluktuatif Quartararo Bukan Hal Baru Quartararo Yakin Yamaha Bisa Bangun Motor Bagus

Quartararo lima kali keluar sebagai runner-up dan sisanya di posisi ketiga. Banyak pihak menilai hanya masalah waktu sebelum pembalap Prancis itu meraih kemenangan.

Terbukti, El Diablo mewujudkannya di seri pembuka 2020, MotoGP Spanyol. Quartararo mengungguli para rival, termasuk Marc Marquez, yang akhirnya jatuh dan cedera.

Tidak cuma podium utama, ia adalah pembalap pertama Yamaha yang sukses mengonversi pole position menjadi kemenangan sejak Maverick Vinales di Le Mans pada 2017.

Prestasi itu kini abadi di dalam kulit lengan kanan atas pembalap yang dipromosikan ke tim pabrikan Yamaha dari Petronas SRT mulai MotoGP musim depan tersebut.

"Setelah (menghabiskan waktu) sembilan jam, sebuah momen spesial selesai diabadikan lewat tato," ujar Quartararo dalam unggahan media sosial miliknya.

Sayang, momen spesial El Diablo tak berlanjut hingga akhir musim. Pembalap 21 tahun itu memang berhasil menambah dua kemenangan, namun performanya mengalami regresi.

Akibatnya, Quartararo pun kehilangan kesempatan menjadi juara dunia MotoGP 2020. Ia hanya finis di urutan kedelapan. Sementara gelar diraih Joan Mir (Suzuki Ecstar).