Quartararo Akui Peningkatan Yamaha Sia-Sia

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pembalap Petronas Yamaha SRT itu terus berusaha menemukan kembali bentuk terbaiknya untuk memiliki balapan yang baik.

Pria asal prancis itu juga harus meraih kemenangan jika ingin menjaga peluangnya meraih gelar juara dunia tetap terbuka.

Quartararo saat ini berada di urutan kedua dalam klasemen sementara MotoGP 2020 dengan 125 poin. Ia berjarak 37 angka dari Joan Mir yang sedang memimpin klasemen.

Kinerja motor yang tak sesuai dengan harapannya membuat Quartararo kesal dan tak yakin bisa mencapai target tertinggi.

“Perasaan terhadap motor tak bagus dan aneh. Ketika kami membuat perubahan pada motor, biasanya kami merasakan hal yang baik. Tapi kali ini untuk pertama kalinya kami membuat perubahan dan perasaannya sama saja, tidak buruk dan tidak baik,” kata Quartararo.

Setelah dua kemenangan di Jerez, Quartararo tak memiliki kinerja yang konsisten dan selalu kesulitan untuk finis di posisi lima besar.

Sepanjang tahun ini, pembalap berjuluk El Diablo itu baru empat kali finis di posisi lima besar dari 12 balapan yang sudah dilakoninya.

Baca Juga:

Mir Rasakan Tekanan Besar di MotoGP Valencia Hasil FP2 MotoGP Valencia: Miller Terkencang, Mir Terjatuh

“Masalahnya adalah kami tidak merasakan perbedaan dari perubahan yang dilakukan. Ini cukup aneh,” kata Quartararo.

“Saya salah satu pembalap yang cukup sensitif terhadap motor. Tapi kali ini saya tidak merasakan apa pun.”

Kinerja yang tak kunjung membaik membuat Quartararo khawatir tidak bisa menyelesaikan musim seperti yang ditargetkan tim.

Terlebih, ia sudah tak yakin bisa memperebutkan gelar juara dunia setelah insiden di MotoGP Eropa. Namun, jika ia bisa membenahi kinerjanya pada sesi latihan bebas, Sabtu (14/11/2020), Quartararo masih memiliki peluang untuk bertarung di barisan terdepan.

“Saya sedikit khawatir. Biasanya kami tahu di mana letak masalahnya. Ketika kami membuat perubahan, biasanya saya juga merasakan perbedaan. Saya masuk ke pit dan mengatakan hal buruk atau baik,” ujar Quartararo.

“Tapi kali ini kinerja kami sama saja. Jadi, bisa dikatakan saya sedikit khawatir karena saya akan menggunakan motor yang sebelumnya belum pernah saya gunakan. Ini akan sulit.”

Masalah utama pada YZR-M1 2020 adalah sulit untuk diterapkan setelan berbeda karena akan membuat beberapa area motor tak bekerja dengan baik.

“Mungkin itu masalah utama atau salah satunya. Pada tahun lalu kami menerapkan setelan standar. Tapi pada tahun ini cakupan tempat motor bekerja sangat kecil dan itu terganting pada Anda apakah berjuang untuk kemenangan atau untuk poin,” ujar Quartararo.

“Sulit untuk memahami motor saat ini. Masalah yang saya miliki saat ini hampir sama seperti pertama kali saya datang ke Yamaha.”