Quartararo berharap cuaca bersahabat ketika GP San Marino

·Bacaan 2 menit

Pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo berharap cuaca bersahabat di Sirkuit Misano ketika Grand Prix San Marino digelar Minggu karena dia merasa motor Yamahanya bakal tampil kuat di trek kering.

Sang pebalap Prancis terjatuh pada pengujung sesi Q2 ketika mengincar posisi start terdepan, namun catatan waktu 1:31,367 yang dia torehkan cukup membawanya start dari P3 yang terpaut 0,302 detik dari rekor baru sirkuit yang dibuat polesitter Francesco Bagnaia dari tim Ducati dalam balapan ke-14 musim ini.

Cuaca di Misano diperkirakan berpeluang hujan pada hari balapan Minggu nanti.

"Saya baik-baik saja setelah balapan. Ketika Anda menginginkan pole position, Anda akan mengerahkan segalanya," kata Quartararo dalam laman resmi tim.

"Secara umum kualifikasi berjalan baik. Seperti biasa, tujuan kami adalah baris terdepan dan kami mendapatkan itu," kata Quartararo yang mempertahankan trek positif penampilan kualifikasi dengan 13 kali start baris terdepan dari 14 balapan musim ini.

Baca juga: Statistik GP San Marino: Bagnaia incar kesuksesan Stoner di Misano

Quartararo juga memiliki catatan kesuksesan hampir 75 persen dalam mengamankan posisi baris terdepan dari kualifikasi 47 balapan, yaitu 35 kali dalam kariernya pada kelas premier.

Mengantongi keunggulan 53 poin atas Bagnaia di klasemen, El Diablo berharap bangkit dari kekecewaannya di Aragon, salah satu sirkuit yang sulit dia taklukkan, berbekal performa M1 yang cukup memuaskan di Misano.

"Kecepatan kami sangat baik dibandingkan dengan Aragon, di sana tidak terlalu hebat.

"Saya merasa siap untuk besok. Tentu, saya berharap balapan kering. Perasaan saya di trek kering sangat baik, jadi saya ingin seperti itu.

Baca juga: Bagnaia klaim pole GP San Marino dengan rekor baru Sirkuit Misano

"Kita lihat posisi apa yang bisa saya dapatkan setelah lap pertama, dan saya akan melakukan yang terbaik," pungkas dia.

Mulai Misano, Quartararo reuni dengan mantan rekan satu timnya Franco Morbidelli yang dipromosikan ke tim pabrikan menyusul hengkangnya Maverick Vinales pada tengah musim, sebelum bergabung dengan Aprilia.

Sang pebalap Italia "comeback" ke MotoGP setelah menjalani bedah lutut kirinya Juni dan melewatkan lima balapan musim ini.

Morbidelli akan start dari P16 di balapan pertamanya menunggangi M1 spek pabrikan.

Baca juga: Bagnaia jaga momentum, tercepat di FP3 GP San Marino

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel