Quartararo Bertekad Selesaikan Musim di Posisi Runner-up

Muhamad Fadli
·Bacaan 1 menit

Quartararo gagal mendapatkan gelar juara dunia setelah rentetan hasil buruk di beberapa balapan terakhir.

Peluang hampir hilang setelah mengalami insiden di MotoGP Eropa pada lap pertama. Kesalahan di MotoGP Valencia memastikan dirinya sudah tak lagi bisa menjadi juara dunia.

Oleh karena itu, Quartararo bertekad untuk melakoni balapan terakhir dengan sebaik mungkin dan finis di urutan tiga besar. Pasalnya, dalam lima balapan terakhir dirinya kesulitan untuk finis di urutan lima besar.

Pria asal Prancis itu memiliki kepercayaan diri tinggi bisa finis di tempat terbaik karena pernah melakoni balapan di Sirkuit Algarve di masa lalu.

“Sudah lama sekali saya tak balapan di Portimao! Saya ingat trek di sana seperti rollercoaster, dengan tanjakan dan turunan yang besar,” kata Quartararo.

“Jadi saya benar-benar tak sabar untuk segera berada di sana lagi. Cukup sedih kami tidak bisa memperjuangkan gelar pada seri terakhir, tapi saya ingin menikmati balapan terakhir di tahun ini.”

Baca Juga:

Morbidelli Berambisi Kunci Posisi Runner-up di Portimao Rossi Klaim Kinerja Morbidelli Berikan Perbedaan

Quartararo saat ini hanya tertinggal 17 poin dari rekan setimnya, Franco Morbidelli, yang ada di urutan kedua. Finis di podium menjadi satu-satunya cara baginya untuk bisa mengambil alih tempat kedua.

Namun, ia harus bekerja keras karena Sirkuti Algarve menjadi teritori baru bagi seluruh tim dan mereka tak memiliki banyak data untuk mempersiapkan setelan terbaik.

“Tujuan utama pada akhir pekan ini adalah menemukan perasaan yang baik dan kecepatan pada M1 yang hilang sejak Le Mans,” ujar Quartararo.

“Saya sangat berharap kami bisa mengakhiri musim ini dan dua tahun ini bersama tim dengan cara yang baik dan hasil positif.”

Pembalap berjuluk El Diablo itu juga harus menemukan bentuk terbaiknya agar bisa tampil kompetitif di sepanjang balapan.

Ia juga harus bangkit karena insiden di MotoGP Valencia juga sedikit menurunkan motivasinya.