Queensland Catat Nol Kasus COVID-19, Murid Sekolah Boleh Lepas Masker

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Brisbane - Negara bagian Queensland di Australia mencatat nol kasus COVID-19. Aturan masker lantas sedikit dilonggarkan.

Berdasarkan laporan 9News, Jumat (24/9/2021), warga kini boleh melepas masker ketika duduk di suatu venue. Sebelumnya, mereka hanya boleh melepas masker ketika sedang makan atau minum.

"Kamu tidak perlu menunggu sampai kamu akan makan atau minum," ujar Chief Health Officer Dr. Jeanette Young.

Ini berlaku untuk berbagai tempat, termasuk stadium dan murid di sekolah. Namun, warga harus memakainya jika sedang bergerak.

"Kamu harus tetap memakainya saat bergerak di restoran-restoran, kafe-kafe, atau stadium-stadium saat menuju bangkumu," jelas Dr. Young.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Murid Sekolah

Sebuah jalan terlihat di kawasan pusat bisnis Brisbane, Australia (30/6/2021). Brisbane menjadi kota besar Australia keempat yang diperintahkan di-lockdown karena kekhawatiran akan penyebaran COVID-19. (AFP/Patrick Hamilton)
Sebuah jalan terlihat di kawasan pusat bisnis Brisbane, Australia (30/6/2021). Brisbane menjadi kota besar Australia keempat yang diperintahkan di-lockdown karena kekhawatiran akan penyebaran COVID-19. (AFP/Patrick Hamilton)

Aturan pelonggaran masker ini juga diterapkan kepada murid-murid sekolah. Jika sudah duduk, mereka boleh melepaskan masker.

Vaksinasi COVID-19 di Queensland juga mencatat tren yang baik. Sudah ada 10,3 juta dosis full yang disalurkan.

Kasus di Queensland juga berhasil dikekang dengan baik. Sehari sebelumnya, ada satu kasus saja di daerah itu. Kasus itu berasal dari klaster kampus.

Murid itu dinyatakan positif pada hari kesembilan saat karantina.

Total kasus COVID-19 di Australia relatif sedikit, yakni totalnya hanya 92 ribu kasus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel