Quintanilla menangi duel ketat, pangkas jarak dari pemuncak klasemen

Fitri Supratiwi

Pebalap tim Husqvarna Pablo Quintanilla meraih kemenangan etape keduanya di Reli Dakar 2020 setelah bersaing ketat dengan juara 2018 Matthias Walkner dari tim KTM di etape 11, Kamis.

Catatan waktu pebalap asal Chile itu mengalahkan sang rival dari Austria dengan margin hanya sembilan detik untuk menjaga asa di peringkat dua klasemen sepeda motor.

"Aku sangat senang dengan etape ini. Terasa selalu menyenangkan memenangi sebuah etape. Sangat sulit dan aku telah mengeluarkan 100 persen dari awal," kata Quintanilla.

Baca juga: Brabec lebarkan jarak di klasemen saat cuaca buruk hambat etape 10

"Aku memangkas banyak waktu dari Ricky, tapi masih ada sedikit jarak di antara kami. Besok kami masih punya beberapa kilometer lagi untuk mengejar."

Pebalap KTM lainnya Luciano Benavides meraih hasil terbaiknnya di Dakar tahun ini, melengkapi finis podium di etape yang menempuh "Wilayah Kosong" antara Shubaytah ke Haradh sejauh 744km dan SS sepanjang 379km itu dua menit 48 detik di belakang sang juara.

Sedangkan pemuncak klasemen sementara Ricky Brabec dari tim Honda hari ini kehilangan waktu 11 menit 48 detik sehingga Quintanilla memangkas hampir separuh jaraknya dan kini terpaut 13 menit 56 detik dari sang pebalap asal Amerika Serikat itu.

Juara bertahan Toby Price dari tim KTM membuntuti 22 menit 34 detik di peringkat tiga klasemen.

Baca juga: Cuaca buruk dan navigasi buruk hambat Etape 10 Dakar


Perebutan gelar kategori sepeda motor masih terbuka ketika reli ketahanan terberat di dunia itu menyisakan satu etape setidaknya bagi tujuh pebalap teratas pada klasemen, termasuk Matthias Walkner, Joan Barreda, Jose Cornejo dan Luciano Benavides, yang catatan waktunya berjarak hanya 35 menit.

"Ini etape yang baik dan saat ini Honda hanya harus menjaga posisinya di depan. Mereka membalap dengan cepat dan cerdas. Tentunya membuat kami sulit untuk mengejar jarak itu." kata Price.

"Kami melakukan yang terbaik, kami mencoba untuk tetap bertarung. Kami hanya punya satu hari lagi."

Etape terakhir pada Jumat akan diawali dari Haradh menuju finis di Qiddiya dengan rute sejauh 447km dengan Special Stage sepanjang 347km.

Baca juga: Al-Attiyah belum menyerah untuk gelar keempatnya di Dakar