Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Menkes Budi: Itu Namanya Selfish

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Ciboleger Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menanggapi soal selebgram Rachel Vennya yang tengah jadi perbincangan publik. Ramai disebutkan bahwa Rachel kabur sebelum selesai karantina COVID-19 usai bepergian dari luar negeri.

Sepulang dari Amerika Serikat, Rachel disebut hanya menjalani masa karantina 3 hari di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara. Padahal, aturan masa karantina menurut Surat Edaran Satgas COVID-19 saat itu seharusnya 8 hari.

"Harusnya dia segera masuk karantina lagi, dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," terang Menkes Budi Gunadi di sela-sela peninjauan vaksinasi COVID-19 masyarakat Baduy di Ciboleger, Kabupaten Lebak, Banten pada Kamis, 14 Oktober 2021, siang.

"Karantina kesehatan itu kan bukan untuk kepentingan dia sebenarnya, tapi buat masyarakat. Kalau dia melanggar itu dia memberikan risiko (penularan) ke publik."

Langgar Karantina, Bentuk Keegoisan

Rachel Vennya pamer penampilan baru usai berat badan turun sampai 9 kg. (Sumber: Instagram/rachelvennya)
Rachel Vennya pamer penampilan baru usai berat badan turun sampai 9 kg. (Sumber: Instagram/rachelvennya)

Jika memang Rachel Vennya melakukan pelanggaran karantina Budi amat menyayangkan. Hal itu tidak seharusnya dilakukan. Jika melanggar, menurut Budi, hal itu terbilang selfish (egois).

"Itu namanya selfish. Kami bukan aparat hukum. Menurut saya, yang melanggar (karantina) harus cepat masuk lagi (karantina), " terang Budi.

Infografis Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Karantina dan Isolasi untuk Covid-19.

Infografis Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Karantina dan Isolasi untuk Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Karantina dan Isolasi untuk Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel