Rachel Vennya Ungkap Masa Sulit Sebelum Bercerai, Tiap Malam Menangis

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Rachel Vennya dan Niko Al Hakim telah resmi bercerai setelah empat tahun menikah. Tentunya sebelum memutuskan cerai, keduanya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan rumah tangga.

Lewat kanal YouTube-nya, Rachel Vennya menceritakan masa-masa sulit yang sempat ia hadapi sebelum bercerai dari pria yang telah memberinya dua anak tersebut. Selebgram terkenal ini sering kali menangis.

"Masa-masa aku terpruk banget itu sudah dari lama banget, awal tahun lalu mungkin aku sudah benar-benar kayak tiap malam nangis," ucap ibunda Xabiru tersebut di video yang diunggah pada Senin (26/4/2021).

Menyembunyikan Kesedihan

Rachel Vennya dan Niko Al Hakim (Instagram/okintph)
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim (Instagram/okintph)

Dan kepedihan harus ia sembunyikan saat beraktivitas. Ya, Rachel Vennya tentu tak mau orang-orang tahu bahwa suasana hatinya sedang tidak baik.

"Setiap pagi aku harus bikin review dengan aku senang, senyum. Kadang kalau misalnya mau meeting juga aku nggak bisa lihatin muka BT. Kalau lagi jalan-jalan ke mall ketemu siapa juga aku harus senyum apalagi kalau ada yang nyapa aku. Aku nggak bisa lihatin kalau aku lagi sedih," jelasnya.

Menerima

Gaya Pemotretan Rachel Vennya yang Terbaru, Tampil Penuh Percaya Diri. (Sumber: Instagram/rachelvennya)
Gaya Pemotretan Rachel Vennya yang Terbaru, Tampil Penuh Percaya Diri. (Sumber: Instagram/rachelvennya)

Perlahan masa sulit itu terlewati setelah ia belajar untuk sabar dan ikhlas. Rachel akhirnya memilih menerima kenyataan hidup yang digariskan pada dirinya.

"Aku nggak mau peduli sama kekhawatiran yang ada di kepalaku dulu. Dan aku sekarang ngerasa jadi lebih menerima, kalau aku nggak sempurna, oh ya memang hidup tuh kayak gini," tuturnya.

Berterima Kasih

Rachel Vennya juga berupaya untuk mensyukuri segala nikmat yang dimilikinya saat ini.

"Terus aku berterima kasih sama semua yang ada di tubuh aku. Makasih badan aku sampai detik ini sudah kuat untuk jalan. Makasih otak yang walau kadang overthinking tapi masih bisa kerja, brain storming project, Jadi sudah lebih bisa nerima," ungkapnya.

Dengan bersyukur maka beban hidup akan terangkat dengan sendirinya. "Sekarang kayak ngerasa beban sudah keangkat, jadi ibaratnya lagi tiduran bebannya keangkat tuh wah bisa berdiri, bisa stretching," ia menutup.