Rachma Harapkan Notaris Bersatu

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    Merdeka.com
    Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    MERDEKA.COM. Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Purnomo sebagai tersangka kasus pajak PT Bank Central Asia. Saat menjadi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan 2002-2004, Hadi diduga mengubah keputusan permohonan keberatan BCA atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan (PPh) badan tahun pajak 1999. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sri Rachma Chandrawati mengharapkan notaris seluruh Indonesia bersatu dan melepaskan perbedaan pascakongres INI lanjutan yang berlangsung 16 Juni 2012.

"Kami juga siap mengakomodir semua pihak sejak awal," kata Rachma di Jakarta, Jumat, usai buka puasa bersama jajaran notaris.

Kongres INI sempat ricuh. Pada Kongres INI XXI awal pertengahan Januari 2012 berlangsung ricuh sehingga diputuskan dilakukan kongres lanjutan.

Kongres lanjutan yang berlangsung 16 Juni di Jakarta juga sempat berlangsung ricuh. Sebagain anggota tetap melaksanakan kongres yang menghasilkan Rachma sebagai ketua umum, sementara peserta lainnya tidak mengakui.

"Mungkin sebelum kongres ada perbedaan. Setelah kongres mari kita bersama," ajak Rachma. Rachma mengatakan jika para notaris bersatu maka organisasi akan kuat. Ia mengibaratkan jika pohon akarnya kuat maka pohon tersebut tidak akan goyah.

Rachman mengatakan terpilihnya dia sebagai Ketua Umum INI adalah sah karena merupakan hasil kongres. "Kongres adalah konstitusi tertinggi dan kongres telah sesuai AD/ART. Sehingga keputusan kongres adalah putusan peserta kongres," katanya.

Namun demikian, Rachma mengatakan siap menghadapi gugatan jika ada pihak-pihak yang tidak puas atas hasil kongres.

"Negara kita adalah negara hukum. Semua harus berdasarkan hukum," katanya. Namun sekali lagi Rachma mengatakan kongres yang dilaksanakan telah sah.

Mengenai program kerja, Rachma mengatakan bahwa susunan pengurus akan dibuat secepatnya. "Sesuai AD/ART, susunan pengurus sudah dibentuk sebelum satu bulan. Insya Allah sebelum satu bulan sudah terbentuk," katanya.

Setelah itu organisasi akan membuat program-program kegiatan. Program tersebut diharapkan sejalan dengan program pemerintah dan putusan kongres. Program-program tersebut juga diharapkan mampu memenuhi kepentingan anggota INI.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...