Rachmat Gobel puji Erick Thohir mampu bangkitkan Sarinah

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel yang juga politisi Partai NasDem memuji peran Menteri BUMN Erick Thohir dalam membangkitkan ekonomi lokal dan produk dalam negeri melalui pusat perbelanjaan Sarinah.

"Pak Erick Thohir tidak hanya mampu menyediakan bantuan permodalan atau pendampingan semata, juga menciptakan akses pasar berkualitas melalui pusat perbelanjaan Sarinah di Jakarta," kata Rachmat Gobel pada kegiatan silaturahmi nasional (silatnas) bidang sayap dan badan DPP Partai NasDem bertajuk "Kita Pancasila: Pancasila Menjawab Tantangan Zaman" di kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis.

"Saya juga ingin memberikan pujian buat Pak Erick Thohir supaya masyarakat tahu. Kalau bicara usaha kecil dan sebagainya, itu Sarinah bisa jadi show room-nya Indonesia karena Pak Erick Thohir. Beliau berhasil membawa produk desa sampai produk kota kita, itu di Sarinah," ujar Rachmat Gobel dikutip dari keterangannya.

Baca juga: Menkop: E-commerce harus tiru Sarinah jual 100 persen produk UKM

Menurut Rachmat, sebelum direnovasi Sarinah sering dipandang sebelah mata. Sarinah yang lama tidak mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern lain seperti Grand Indonesia, Plaza Indonesia, atau Thamrin City.

Rachmat menyebut pusat perbelanjaan tertua di Indonesia itu bahkan kerap dituding menjual barang palsu.

"Sarinah yang sebelumnya disebut menjual barang nggak jelas dan kalah bersaing dengan pusat perbelanjaan di sekitarnya. Di sini peran Pak Erick mengubah Sarinah, meski tidak gampang tapi di zaman Pak Erick bisa berubah sehingga menjadi potret produk lokal kita. Kalau ke Sarinah, itu karya Pak Erick. Ini salah satu pemimpin yang benar," kata Rachmat Gobel.

Baca juga: Erick Thohir: Wajah baru Sarinah dapat membuat UMKM naik kelas
Baca juga: Menteri BUMN: Sarinah jadi wadah komunitas kolaborasi dan berkarya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel