Rachmat Irianto dan Deretan Serdadu Muda Persebaya di Timnas Indonesia, Bajul Ijo Panen Wonderkid

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Surabaya - PSSI mengumumkan 28 pemain Timnas Indonesia pilihan pelatih Shin Tae-yong. Persebaya Surabaya, empat perwakilan, jadi tim dengan setoran terbanyak.

Shin Tae-yong sebelumnya memanggil 38 pemain untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta. Seiring persiapan berjalan, jumlahnya terus berkurang sampai akhirnya ditetapkan 28 pemain.

Shin Tae-yong cukup 'adil' dengan tidak memberikan porsi berlebih terkait pemanggilan pemain. Tercatat, 18 klub berbeda menyetorkan pemainnya dengan jumlah beragam, di mana Persebaya Surabaya jadi tim dengan perwakilan terbanyak di Timnas Indonesia.

Mereka adalah Rachmat Irianto, Rizki Ridho, Koko Ari, dan Ady Setiawan. Kecuali Ady Setiawan yang berperan sebagai gelandang, tiga pemain lainnya berposisi sebagai bek.

Berikut ini Bola.com mengulas empat pemain Persebaya Surabaya yang dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia:

Rachmat Irianto

Rachmat Irianto - Pemain asli Surabaya ini adalah anak dari legenda Bajul Ijo, Bejo Sugiantoro. Jebolan tim Indonesia Muda Surabaya ini kini menjabat sebagi kapten di sepanjang gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Rachmat Irianto - Pemain asli Surabaya ini adalah anak dari legenda Bajul Ijo, Bejo Sugiantoro. Jebolan tim Indonesia Muda Surabaya ini kini menjabat sebagi kapten di sepanjang gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Putra dari legenda Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, Sugiantoro, ini dikenal sejak awal sebagai seorang bek tengah ketika memperkuat Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri.

Rachmat Irianto mampu mengawal pertahanan Timnas Indonesia U-19 dengan baik. Bahkan sempat mendapatkan kepercayaan dari Indra Sjafri untuk menjadi kapten dari pusat pertahanan tim.

Ketika ditemui Bola.com pada masa-masa seleksi bersama Timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto pernah menceritakan awalnya suka berposisi sebagai penyerang.

Namun, karena arahan sang ayah yang juga mantan pemain nasional, pemain muda yang karib disapa Rian itu pun menekuni posisi sebagai bek tengah.

Bahkan yang menarik, sang ayah sendiri mengungkapkan bahwa Rian mampu bermain di lima posisi yang berbeda, dan itu sudah pernah diperlihatkannya ketika memperkuat klub Malaysia, Frenz United. Rian pernah bermain untuk posisi bek tengah, gelandang bertahan, pemain sayap, maupun full back di kedua sisi.

Satu yang paling menarik adalah perubahan posisi yang dilakukan oleh Rian ketika naik kelas ke Timnas Indonesia U-22. Meski tetap dilatih oleh Indra Sjafri, Rachmat Irianto mampu bermain di posisi yang berbeda, yaitu gelandang bertahan.

Bahkan memainkan peran sebagai gelandang bertahan membuat Rian kerap membantu rekan-rekan setimnya untuk memberikan ancaman kepada pertahanan lawan.

"Rachmat Irianto memiliki naluri bertahan dan menyerang yang bagus. Kualitas operannya juga baik," kata Indra Sjafri.

Koko Ari

Koko Ari Araya - Pemain kelahiran Kota Pahlawan ini merupakan pilihan utama Ajo Santoso di sektor pertahanan. Koko merupakan pemain Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Koko Ari Araya - Pemain kelahiran Kota Pahlawan ini merupakan pilihan utama Ajo Santoso di sektor pertahanan. Koko merupakan pemain Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Koko Ari Araya mampu menembus Timnas Indonesia bersama pelatih Shin Tae-yong. Hal ini tak terlepas permainan Koko Ari di Persebaya Surabaya.

Koko Ari bisa diandalkan sebagai bek kanak hingga sayap kanan. Pemain berusia 21 tahun itu memiliki kecepatan berlari dan umpan-umpan matang.

Koko Ari bahkan bisa diandalkan untuk mencetak gol. Menarik untuk menyaksikan perkembangan Koko Ari di bawah polesan Shin Tae-yong.

Ady Setiawan

Bek Persebaya Surabaya, Ady Setiawan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Persebaya Surabaya, Ady Setiawan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Perjuangan Ady Setiawan untuk menembus skuad inti Timnas Indonesia tentu tak akan mudah. Ady Setiawan akan bersaing dengan Evan Dimas, Syahrian Abimanyu, Genta Alparedo, dan Adam Alis untuk menghuni lini tengah Timnas Garuda.

Pemain berusia 26 tahun tersebut merupakan satu dari 28 pemain yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pemanggilan itu sangat bersejarah buat Ady Setiawan karena menjadi yang pertama kalinya.

Selain itu, berkat pemanggilan ini Ady Setiawan bisa pergi ke luar negerti untuk kali pertama. Sang pemain mengaku sangat senang bisa mendapatkan kesempatan-kesempatan tersebut.

"Tidak menyangka bisa sampai sini. Saya sangat bangga dan senang. Ini merupakan pertama kali saya ke luar negeri," kata Ady Setiawan begitu tiba di Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (18/5/2021).

"Saya akan menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan membayar kepercayaan pelatih dengan kerja keras," tegas Ady Setiawan.

Rizki Ridho

Gelandang PS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan (kedua dari kiri) berusaha menghadang tendangan bek Persebaya Surabaya, Rizky Ridho Ramadhani dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (7/4/2021). PS Sleman menang 1-0 atas
Gelandang PS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan (kedua dari kiri) berusaha menghadang tendangan bek Persebaya Surabaya, Rizky Ridho Ramadhani dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (7/4/2021). PS Sleman menang 1-0 atas

Rizky Ridho disebut sebagai wonderkid yang bakal menjadi bek andalan Persebaya di masa depan. Pemain satu ini sudah menunjukkan kualitasnya, bahkan berperan sebagai kapten, bersama Timnas Indonesia U-16 dan U-19.

Kemampuan yang dimiliki oleh mantan pemain Persebaya U-20 ini sangat diperlukan untuk menambah kekuatan lini belakang. Jam terbangnya yang cukup tinggi di usia muda sudah membuktikan kualitasnya.

Di Timnas Indonesia U-19, Rizky Ridho berstatus sebagai wakil kapten setelah David Maulana. Dia membentuk tandem yang kokoh bersama Elkan Baggott di lini belakang.

Di Timnas Indonesia, Rizky Ridho harus siap bersaing dengan pemain yang lebih senior seperti Andy Setyo dan Bagas Adi. Positifnya, ia bisa mencuri ilmu dari dua rekannya itu.

Video