Rachmat Irianto Pulang ke Persebaya dari Thailand, Main di BRI Liga 1 Dulu Baru Menyusul Timnas Indonesia U-23 ke Tajikistan

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Buriram - Ada Rachmat Irianto dalam rombongan pemain Timnas Indonesia yang akan pulang ke Tanah Air dari Thailand. Padahal, bek berusia 22 tahun itu seharusnya terbang ke Tajikistan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand, menggunggah foto Rachmat Irianto bersama pemain timnas senior lain yang bakal kembali ke Indonesia di akun Twitternya, @IndonesiaInBKK pada Selasa (12/10/2021).

Kepulangan Rachmat Irianto ke Indonesia mengundang pertanyaan. Pasalnya, pemain Persebaya Surabaya masuk ke dalam daftar pemain timnas senior yang dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala AFC U-23 2022 di Tajikistan.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyertakan 14 pemain dari tim yang berada di Thailand untuk bergabung bersama Timnas Indonesia U-23, termasuk Rachmat Irianto.

Shin Tae-yong bersama rombongan timnas senior dijadwalkan terbang ke Tajikistan pada Selasa (12/10/2021) untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.

Keberangkatan itu hanya berselang sehari setelah timnas senior mengalahkan Chinese Taipei dengan agregat 5-1 pada Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Buriram, Thailand.

3 Pemain Tidak Ikut Rombongan

Gol pertama timnas Indonesia yang dicetak oleh Egy Maulana Vikri (kiri) lewat peran Ricky Kambuaya yang mengirimkan bola kepada pemain FK Senica tersebut.  (Dok. PSSI)
Gol pertama timnas Indonesia yang dicetak oleh Egy Maulana Vikri (kiri) lewat peran Ricky Kambuaya yang mengirimkan bola kepada pemain FK Senica tersebut. (Dok. PSSI)

Namun, tiga pemain tidak bisa berangkat bareng dengan grup Shin Tae-yong dari Thailand. Selain Rachmat Irianto, Egy Maulana Vikri, dan Syahrian Abimanyu juga harus kembali ke klub masing-masing.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, mengungkapkan bahwa Rachmat Irianto diperbolehkan kembali ke Tanah Air untuk membela Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022.

Rachmat Irianto bakal bermain untuk Persebaya dalam pekan ketujuh BRI Liga 1 melawan Persipura Jayapura pada 16 Oktober 2021.

Nova Arianto menyatakan Rachmat Irianto akan menyusul Timnas Indonesia U-23 pada 17 Oktober 2021 atau sehari setelah membela Persebaya.

Penjelasan Nova Arianto

Rachmat Irianto - Pemain asli Surabaya ini adalah anak dari legenda Bajul Ijo, Bejo Sugiantoro. Jebolan tim Indonesia Muda Surabaya ini kini menjabat sebagi kapten di sepanjang gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Rachmat Irianto - Pemain asli Surabaya ini adalah anak dari legenda Bajul Ijo, Bejo Sugiantoro. Jebolan tim Indonesia Muda Surabaya ini kini menjabat sebagi kapten di sepanjang gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Adapun, Timnas Indonesia U-23 baru memulai kampanye di Grup G Kualifikasi Piala AFC U-23 2022 pada 27 Oktober 2021. Tim berjulukan Garuda Muda itu tinggal berhadapan dengan Australia menyusul pengunduran diri China dan Brunei Darussalam dari Grup G.

"Betul, Rachmat Irianto diizinkan pulang ke Indonesia dan akan menyusul ke Tajikistan setelah satu partai BRI Liga 1," imbuh Nova Arianto kepada Bola.com, Selasa (12/10/2021).

"Yang saya tahu, Rachmat Irianto hanya akan bermain pada partai 16 Oktober 2021, dan pada 17 Oktober dia berangkat ke Tajikistan," jelas Nova Arianto.

Rachmat Irianto memegang peran krusial bagi timnas senior ketika dua kali menghadapi Chinese Taipei. Dimainkan sebagai gelandang jangkar, pemain yang karib dipanggil Rian itu mampu menjadi peredam serangan lawan dan penghubung lini belakang ke lini tengah.

Unggahan KBRI Bangkok

12 Pemain Timnas Senior yang Dipanggil Memperkuat Timnas Indonesia U-23

Timnas Indonesia malah kembali membobol gawang Chinese Taipei saat telah memasuki injury time lewat serangan balik. Witan Sulaeman melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya melepas tembakan mendatar yang mulus menggetarkan jala gawang Chinese Taipei. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia malah kembali membobol gawang Chinese Taipei saat telah memasuki injury time lewat serangan balik. Witan Sulaeman melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya melepas tembakan mendatar yang mulus menggetarkan jala gawang Chinese Taipei. (Dok. PSSI)

1. Asnawi Mangkualam

2. Witan Sulaeman

3. Pratama Arhan

4. Ramai Rumakiek

5. Muhammad Riyandi

6. Rizky Ridho

7. Taufik Hidayat

8. Hanis Saghara

9. Gunansar Mandowen

10. Ernando Ari Sutaryadi

11. Muhamad Firli

12. Rachmat Irianto (Menyusul)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel