Raffi Ahmad Bebas  

TEMPO.CO, Jakarta- Setelah menjalani proses rehabilitasi di Lido, Bogor, artis Raffi Ahmad hari ini bisa kembali ke rumahnya. Kepala Deputi Pemberantasan Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), Benny Mamoto, mengatakan pihaknya telah melakukan penangguhan penahanan terhadap Raffi Ahmad. 

"Sejak sore ini, kami lakukan penangguhan status tahanan Raffi Ahmad," ujarnya di dalam konferensi  pers di Gedung BNN di Jakarta, Sabtu 27 April 2013. 

Menurut Benny, proses hukum terhadap Raffi tetap berjalan. Tetapi pihak BNN membutuhkan waktu untuk melengkapi berkas yang dikembalikan oleh pihak kejaksaan. Ia menambahkan, atas petunjuk dari kejaksaan maka pihak BNN harus melengkapi berkas dengan keterangan saksi ahli, yaitu ahli pidana dan farmakologi. "Karena belum ada kesamaan persepsi antara kami dengan kejaksaan mengenai zat metilon," tuturnya.

Sedangkan Raffi selama penangguhan penahanan, dikenakan wajib lapor dua kali dalam seminggu dan tidak diperbolehkan keluar kota. Namun Benny tidak menyebutkan berapa lama Raffi akan ditangguhkan selama BNN melengkapi berkasnya. "Kami masih membutuhkan waktu untuk melengkapi berkas dan Raffi akan tetap dalam pengawasan kami," katanya. 

Sejak Jumat, 1 Februari 2013, BNN menetapkan Raffi Ahmad dan tujuh orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus pesta narkoba di rumahnya pada 27 Januari lalu. Raffi dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 111 ayat 1, Pasal 132, Pasal 133 juncto Pasal 127 dengan ancaman hukuman 4-12 tahun penjara. Raffi disangka menguasai 14 butir narkotik jenis metinon dan dua linting ganja.

FIONA PUTRI HASYIM

Topik Terhangat:

Edsus Sosialita | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston

Baca juga:

Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara

Twit Terakhir, Ustad Uje Baca Doa Mau Tidur

Ini Spesifikasi Motor Gede yang Ditunggangi Uje

Pose 'Ajaib' Para Sosialita di Depan Kamera

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.