Raffi Ahmad hingga Dian Sastro Kampanyekan Gerakkan #MaskerKainUntukSemua

Liputan6.com, Jakarta - Sesuai dengan anjuran Presiden Jokowi dan WHO agar masyarakat menggunakan masker kain untuk memproteksi diri dari paparan virus Covid-19, mendorong sejumlah artis dan selebgram ramai - ramai turut mengampanyekan untuk menggunakan masker kain.

Gerakan #MaskerKainUntukSemua diinisiasi oleh Staf Khusus Presiden Gugus Muda bersama Kementerian Koperasi dan UKM. Salah satu tujuan utamanya ingin membangun kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya masker kain untuk mencegah penularan Covid-19.

Masker kain sendiri menurut banyak jurnal kesehatan disebut mampu mencegah 50-70 persen penularan virus, dibanding tidak menggunakan masker sama sekali.

Gerakan #MaskerKainuntukSemua itu adalah gerakan pelengkap dari #Dirumahaja dan #JagaJarak. Kenapa sih harus pakai masker? Karena bisa aja kita atau orang lain sudah tertular tapi tidak menunjukkan gejala, jadi merasa sehat dan berpotensi menularkan ke yang lain.

Selain itu, lewat akun media sosialnya, sejumlah pesohor seperti Boy William, Raffi Ahmad, Dian Sastrowardoyo, Deddy Cobuzier, Ruben Onsu, dan beberapa selebritas lain memposting ajakan agar masyarakat bergabung dalam gerakan #MaskerKainUntukSemua.

artis Ruben Onsu yang punya 23 juta pengikut di instagram tanpa ragu mengajak followernya untuk tidak ragu menggunakan masker kain guna mencegah penularan Covid-19.

"Saya mendukung #MaskerKainUntukSemua, jadi gunakan masker kain kalau keluar rumah", ujar Ruben Onsu dalam unggahannya.

Tidak hanya ajakan untuk memakai masker kain, Boy William misalnya juga mengajak masyarakat untuk memproduksi masker kain sendiri.

"Masker kain bisa dibuat sendiri atau bisa beli di UMKM pilihan kalian", ujar Boy di akun Instagram nya @boywilliam17.

Dalam tampilannya Boy menggunakan filter instagram unik hasil rancangan Design Technologist Argitendo dan seniman Naufal Abshar. Filter unik ini diharapkan bisa menjadi daya tarik warganet untuk ikut gerakan ini.

Dengan menggunakan masker kain, secara tidak langsung kita juga bisa turut membantu menstabilkan stok dan harga masker medis atau N95 yang sangat dibutuhkan tenaga kesehatan. Apalagi kini masker medis sulit didapat di pasaran.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

UMKM Produksi Masker

Pekerja Palestina bekerja di Pabrik Unipal 2000 di sebelah timur Gaza City pada 29 Maret 2020. Sebuah pabrik pakaian di Jalur Gaza mengalihkan lini produksinya untuk membuat masker medis dan pakaian pelindung, bagi sejumlah pasar Israel di tengah pandemi COVID-19. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Melalui website www.maskeruntuksemua.com, publik bisa mendapatkan beragam informasi mengenai masker kain, mulai dari informasi kesehatan,tutorial pembuatan masker kain secara mandiri, sampai akses jika ingin berkontribusi dalam donasi, ataupun menjadi relawan.

kemudian, di website ini para pelaku UMKM juga bisa mendaftar untuk ambil bagian dalam gerakan ini, masyarakatpun bisa membeli produk masker kain lewat website ini. Info lebih lanjut dapat dilihat via akun media sosial @kemenkopukm.

Sementara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan Kemenkop dan UKM mendorong pelaku usaha dan Koperasi untuk memproduksi masker kain.

“Kami melihat peluang kapabilitas koperasi dan UMKM untuk memproduksi APD atau alat pelindung diri termasuk masker bagi masyarakat tanpa mengganggu ketersediaan APD bagi tenaga medis,” kata Teten dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Menteri Teten, berharapkan kedepan masker kain tidak hanya menjadi bagian dari upaya melindungi diri dari penyakit, tapi bisa menjadi gaya hidup bahkan fesyen yang turut membantu UMKM di masa sulit seperti saat ini.