Ragam Fakta Harga Minyak Goreng Curah Kembali Rp14.000 per Liter

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan harga minyak goreng kembali terjangkau bagi seluruh masyarakat. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meminta waktu sampai satu bulan agar harga minyak goreng merata di seluruh daerah.

Kepala negara meminta produksi minyak terus didorong agar meningkat. Selain itu, dia meminta harga minyak goreng distabilkan.

Presiden Jokowi juga meminta dalam jangka waktu pendek produksi minyak goreng bisa meningkat dan tidak bergantung pada impor. Terpenting, harga minyak goreng bisa stabil.

Saat ini, pemerintah mengklaim harga minyak goreng curah sudah kembali ke Rp 14.000 per liter. Realisasi ini lebih cepat dua pekan dari target. Berikut merdeka.com akan merangkum sejumlah fakta di baliknya.

1. Pembelian Dibatasi 10 Liter per Orang

dibatasi 10 liter per orang rev1
dibatasi 10 liter per orang rev1.jpg

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan memperbolehkan, masyarakat untuk membeli minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram maksimal 10 liter per orang. Aturan ini berlaku mulai Rabu (22/6).

"Sekarang masyarakat boleh beli minyak (curah) sampai 10 liter. Mulai hari ini," ujarnya saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Klender, Jakarta Timur.

Mendag Zulhas menjelaskan, penerapan kebijakan pelonggaran pembelian minyak goreng tersebut bertujuan untuk membantu kelangsungan bisnis UMKM. "Kan ada yang kayak di kampung-kampung penjual gorengan itu kan butuh minyak besar," bebernya.

2. Cara Pembelian Minyak Goreng Curah

pembelian minyak goreng curah rev1
pembelian minyak goreng curah rev1.jpg

Mendag Zulhas menambahkan, skema pembelian minyak goreng curah Rp14.000 per liter tersebut masih tetap sama. Yakni, pembeli diwajibkan menyertakan kartu tanda penduduk (KTP).

"Pembeli tetap pakai KTP," ujar Mendag Zulhas.

Presiden Jokowi telah meminta jajarannya dalam jangka waktu pendek untuk membuat produksi minyak goreng bisa meningkat dan tidak bergantung pada impor. Terpenting, harga minyak goreng bisa stabil.

"Paling penting solusi pendeknya adalah menjaga harga di masyarakat bawah supaya tetap stabil dan terjangkau," tutur Presiden Jokowi.

3. Lokasi Pembelian Minyak Goreng Curah Rp 14.000

pembelian minyak goreng curah rp 14000 rev1
pembelian minyak goreng curah rp 14000 rev1.jpg

Kementerian Perdagangan bersama stakeholders terkait lainnya akan menambah titik lokasi penjualan minyak goreng curah sesuai HET Rp 14.000 tersebut. Tercatat, saat ini sudah ada 13.968 lokasi penjualan yang tersebar di wilayah Indonesia.

Penjualan akan lebih difokuskan di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera untuk bisa diatasi dalam dua pekan.

"Untuk minyak (curah) yakin dua minggu stabil. Dua minggu tidak ada ribut minyak ya, paling tidak di Jawa, Bali, dan Sumatera," ujarnya.

4. Pemerintah Klaim Tak Ada Lagi Antrean

klaim tak ada lagi antrean rev1
klaim tak ada lagi antrean rev1.jpg

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan mengklaim bahwa antrean masyarakat untuk memperoleh minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi Rp14.000 per liter sudah tidak terjadi lagi di seluruh wilayah DKI Jakarta. Menyusul, kian memadainya ketersediaan minyak curah sesuai HET tersebut.

"Di Jakarta tidak ada yang antre minyak (curah). Saya sudah cek, sudah monitor, tidak ada lagi yang antrean," katanya.

Mendag mencatat, saat ini, produksi minyak goreng curah secara nasional sudah mencapai 300 ribu ton per bulan. Selain itu, titik lokasi penjualan minyak goreng curah Rp14.000 per liter mulai tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Sudah ada 13.968 lokasi penjualan. Ke depan akan bertambah," imbuhnya.

[bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel