Ragam Hoaks Seputar KPK, Simak Faktanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyerang lembaga mana saja tak terkecuali KPK. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks terbaru seputar KPK? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar KPK Buka Lowongan Penyuluh Antikorupsi untuk Napi Koruptor di Atas Rp 1 Miliar

Beredar di media sosial postingan lowongan pekerjaan sebagai penyuluh antikorupsi bagi napi koruptor di atas Rp 1 miliar dari KPK. Postingan ini ramai dibagikan sejak tengah pekan kemarin.

Salah satu akun yang mengunggahnya bernama Aden Untung. Dia mempostingnya di Facebook pada 25 Agustus 2021.

Dalam postingannya terdapat gambar dengan logo KPK dengan narasi sebagai berikut:

"Lowongan

Penyuluh Antikorupsi

Syarat:

1. Pernah korupsi di atas Rp 1 Miliyar2. Berkelakuan baik3. Hampir rampung jalani masa hukuman4. Lulus Tes Psikologi

Kirimkan berkas lamaran kepada:

Wawan Wardiana

Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Jln. Kuningan Persada Kav-4, Jakarta 12950"

Selain itu akun tersebut menambahkan narasi:

"Benarkah ini dari KPK.?

Kalau benar maka Indonesia diambang kehancuran.. kehancuran moral.."

Lalu benarkah KPK membuka lowongan penyuluh antikorupsi bagi napi koruptor di atas Rp 1 miliar? Simak dalam artikel berikut ini...

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hoaks Selanjutnya

Pekerja membersihkan debu yang menempel pada tembok dan logo KPK di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/11). KPK menilai rata-rata skor Indeks Penilaian Integritas 2017 di 36 kementerian dan pemerintah daerah berada di angka 66. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Pekerja membersihkan debu yang menempel pada tembok dan logo KPK di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/11). KPK menilai rata-rata skor Indeks Penilaian Integritas 2017 di 36 kementerian dan pemerintah daerah berada di angka 66. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

2. Cek Fakta: Hoaks Ketua PGI Gomar Gultom Punya Adik Patar Gultom yang Tak Lolos TWK di KPK

Kabar tentang Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom memiliki adik bernama Patar Gultom yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Maulana Cokro pada 1 Juni 2021.

Akun Facebook Maulana Cokro menunding bahwa Gomar Gultom punya adik bernama Patar Gultom yang tidak lolos TWK di KPK.

"Ooohh ..., Pdt. Gomar Gultom KetUm PGI. Punya adik Patar Gultom yang gak lolos TWK di KPK. Gitu ceritanya, haassuu ....," tulis akun Facebook Maulana Cokro.

Konten yang disebarkan akun Facebook Maulana Cokro telah 3 kali dibagikan dan mendapat 157 komentar warganet.

Benarkah Ketua PGI Gomar Gultom punya adik bernama Patar Gultom yang tidak lolos TWK di KPK? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Waspada Selebaran Permintaan Dana Catut Nama KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat waspada dengan oknum yang meminta sumbangan dengan mencatut nama lembaga tersebut. KPK menegaskan pihaknya tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun.

Dalam selebaran yang beredar sumbangan itu mencatut nama KPK dan pejabat KPK. Mereka meminta sumbangan dengan berkedok Wakaf Lailatul Qadar dan dikirimkan melalui rekening sebuah bank.

Lalu bagaimana informasi selengkapnya? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel